Lawan Parang dengan Tangan Kosong! Pedagang Ikan di Padangsidimpuan Dirampok, Rp30 Juta Melayang

0
9

PADANGSIDIMPUAN – Aksi heroik sekaligus memilukan menimpa Anita Harahap (42), seorang pedagang (toke) ikan mas warga Lingkungan Simanorbang, Gang Parsadaan III, Kelurahan Batunadua Julu, Kecamatan Batunadua, Kota Padangsidimpuan. Demi mempertahankan harta bendanya, ibu lima anak ini nekat menangkap bilah parang perampok dengan tangan kosong hingga bersimbah darah.

Peristiwa nahas ini terjadi pada Senin (9/2/2026) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, Anita yang hendak berangkat berdagang dari kediamannya di Gang Parsadaan III tersebut, dihadang oleh dua pria misterius di jalan menurun tepat di depan rumahnya.

Modus Pelaku: Menyamar Menggunakan ‘Lobe’
Awalnya, Anita tidak menaruh curiga saat diberhentikan oleh kedua pelaku. Salah satu pelaku terlihat mengenakan lobe (penutup kepala religius), yang membuat korban mengira mereka ingin menanyakan alamat atau memberikan kabar duka.
“Aku kira orang mau menanyakan alamat, karena dia pakai lobe. Tiba-tiba dia mengeluarkan parang dan diacungkan ke wajahku,” kenang Anita saat ditemui wartawan, Kamis (12/2/2026).

Kesadaran korban baru muncul saat pelaku lain menendang sepeda motornya hingga terjatuh. Spontan, Anita berteriak “Rampok!” berkali-kali. Namun, teriakan itu justru membuat pelaku beringas dan mengayunkan parang ke arahnya. Secara refleks, Anita menahan mata parang tersebut dengan tangannya hingga terluka parah.

Harta Benda Digasak, Korban Tergeletak Bersimbah Darah
Melihat korban tak berdaya, para pelaku langsung menggasak barang berharga milik korban dan melarikan diri. Anak korban, Maya Sahrona Siregar (24), menemukan ibunya sudah tergeletak di jalan dalam kondisi bersimbah darah.

Berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/82/II/2026/SPKT/POLRES PADANGSIDIMPUAN, kerugian yang dialami korban meliputi:
Uang tunai Rp30 juta di dalam dompet pink.
Cincin emas seberat 7,5 gram.
Sepeda motor Honda Beat Street hitam (Nopol B 5373 TIS).

Polisi Buru Pelaku
Pihak Polres Padangsidimpuan telah melakukan olah TKP dan sedang melakukan penyelidikan intensif untuk memburu kedua pelaku. Kejadian ini sempat menggegerkan warga sekitar Kelurahan Batunadua Julu.

Anita berharap polisi segera bertindak cepat agar tidak ada korban perempuan lainnya. “Mudah kali perempuan jadi sasaran, saya harap mereka segera tertangkap,” pungkasnya.