Lautan Doa Sambut Tahun Baru Imlek, Ribuan Umat Padati Vihara Petak Sembilan dalam Suasana Penuh Berkah

0
2

Jakarta, Redaksi.Co– Perayaan Tahun Baru Imlek tahun ini berlangsung begitu semarak dan sarat makna. Sejak pagi buta, ribuan umat Tionghoa memadati Vihara Dharma Bhakti atau yang dikenal sebagai Vihara Petak Sembilan, untuk melaksanakan sembahyang menyambut pergantian tahun dengan penuh khidmat dan ketenangan.

Suasana sakral terasa begitu kental di setiap sudut vihara. Asap hio membumbung tinggi, lantunan doa terdengar bersahutan, sementara umat datang silih berganti membawa harapan akan kesehatan, kedamaian, dan keberkahan di tahun yang baru.

Pengurus vihara, Suhu Asen, memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman dan tertib. Ia juga menegaskan bahwa kondisi cuaca sangat mendukung jalannya perayaan.
“Cuaca aman, aman. Semua umat sembahyang untuk kesehatan, dengan damai dan tenang,” ujar Suhu Asen di sela-sela kegiatan.

Menurutnya, persiapan telah dilakukan jauh sebelum hari puncak. Salah satu tradisi penting yang dilaksanakan adalah ritual “cuci patung” sebagai simbol penyucian diri dan lingkungan sebelum memasuki tahun baru. Seluruh area vihara dibersihkan dan ditata sedemikian rupa guna memberikan kenyamanan maksimal bagi para umat yang hadir. “Hari ini memang puncaknya. Kita sudah siap-siap semua. Setelah perayaan dimulai, umat datang terus menerus,” ungkapnya.
Diperkirakan jumlah umat yang hadir mencapai ribuan orang. Hal ini dimungkinkan karena vihara membuka akses ibadah selama 24 jam khusus pada momentum Imlek, sehingga umat dapat datang secara bergantian tanpa harus berdesakan dalam satu waktu.

“Kalau dihitung bisa ribuan karena tidak sekaligus. Datangnya bergantian terus menerus selama 24 jam,” jelasnya.
Meski demikian, pengurus tetap menerapkan sistem pengaturan antrean secara bertahap apabila kapasitas di dalam vihara telah terpenuhi. Langkah ini dilakukan demi menjaga keamanan, kenyamanan, dan kekhusyukan selama ibadah berlangsung.
Pada hari perayaan Imlek, operasional vihara berlangsung hingga pukul 19.00 WIB sebelum dihentikan sementara untuk waktu istirahat. Sementara pada hari biasa, aktivitas ibadah umumnya berakhir pada pukul 15.00 WIB.
Perayaan Imlek tahun ini pun tercatat berlangsung lancar, kondusif, dan penuh makna. Lebih dari sekadar tradisi tahunan, momentum ini menjadi pengingat akan pentingnya kebersamaan, toleransi, serta harapan baru untuk kehidupan yang lebih sehat, damai, dan harmonis di tahun yang akan datang.