Kolong Mayit Tayang 2026, Horor Zombie Berbalut Kearifan Lokal Tanah Pasundan

0
4

JAKARTA,Redaksi.co – Film horor terbaru bertajuk Kolong Mayit siap meramaikan layar lebar Indonesia pada 2026. Diproduksi oleh Rumah Semut Film dan Sultra Sinema Investama, film ini menghadirkan konsep unik: perpaduan horor lokal dengan sentuhan tema zombie yang agresif dan penuh aksi.

Kolong Mayit diadaptasi dari thread populer forum Kaskus berjudul Rarasukma karya M. Shiddig. Skenarionya kemudian dikembangkan oleh tim penulis yang dipimpin Aria Gardhadipura, yang sebelumnya sukses menulis film Lift yang baru saja tayang di bioskop.

Film ini dibintangi oleh Samuel Rizal, Leoni Vitria, Cahya Arynagara, Fuad Idris, dan Tania Anjani, serta disutradarai oleh Irham Acho Bahtiar. Proses syuting dilakukan di kawasan kaki Gunung Salak, Bogor, dengan latar tanah Pasundan dan sebagian dialog menggunakan bahasa Sunda untuk memperkuat nuansa lokal.

Ritual “Nyambat Karuhun” dan Teror yang Tak Terduga
Film ini berkisah tentang tiga kru dokumenter yang ditugaskan meliput ritual 20 tahunan “Nyambat Karuhun” di sebuah dukuh terpencil bernama Kolong Mayit. Nama tersebut merujuk pada bentuk rumah panggung warga, yang di bawah kolongnya terdapat kuburan leluhur yang dikuburkan secara turun-temurun.
Ritual “Nyambat Karuhun” dilakukan untuk menyucikan kembali makam para leluhur agar arwah mereka tidak bangkit dan mengganggu. Namun, sebuah pelanggaran dalam prosesi sakral itu memicu ancaman nyata yang tak pernah dibayangkan para kru dokumenter tersebut.

Sutradara Irham Acho Bahtiar menjelaskan bahwa Kolong Mayit tetap berada dalam koridor horor, namun dengan visi berbeda. Sosok pocong—atau yang dalam film ini disebut “mayit”—ditampilkan dengan pendekatan baru. Jika biasanya pocong hadir sebagai entitas tak kasat mata yang menakut-nakuti, kali ini mereka berevolusi menjadi lebih agresif, kuat, brutal, dan menyerang tanpa batas.

Konsep ini terinspirasi dari evolusi karakter zombie klasik yang dahulu bergerak lambat hingga kemudian digambarkan super cepat dan mematikan dalam film-film modern. Di Kolong Mayit, pocong bukan lagi sekadar simbol jumpscare, melainkan ancaman fisik nyata yang mengejar dan memangsa tanpa bisa dihentikan dengan cara biasa.
Set Eksklusif dan Ratusan Pocong
Totalitas produksi menjadi salah satu kekuatan film ini. Seluruh set perkampungan dibangun khusus selama enam bulan di kawasan hutan yang dibersihkan demi menciptakan suasana kampung terisolasi dengan atmosfer mencekam.

Salah satu adegan bahkan melibatkan hampir 100 sosok pocong secara bersamaan. Proses persiapan make-up efek memakan waktu berjam-jam, menjadikan film ini tidak hanya menyajikan horor, tetapi juga unsur aksi dengan adegan kekerasan yang cukup eksplisit.

Karena intensitas dan visual yang ditampilkan, Lembaga Sensor Film (LSF) memberikan klasifikasi 17 tahun ke atas untuk Kolong Mayit
Kini, Kolong Mayit telah masuk dalam daftar antrean jadwal tayang bioskop dan siap menyapa penonton pada 2026.
Bagaimana rasanya dikejar dan dikeroyok ratusan pocong agresif?

Saksikan sensasi berbeda hanya di Kolong Mayit — horor lokal dengan napas zombie yang belum pernah ada sebelumnya.