Kevin Wu Pimpin Dharmapala Nusantara, Siapkan Langkah Strategis Pengabdian Umat
Jakarta
Ketua Umum Kevin Wu melantik pengurus Pusat Dharmapala Nusantara periode 2025-2030 di Jakarta, Jumat (27/02/2026), guna memperkuat program kerja strategis dalam menjaga nilai-nilai Buddha-Dharma di Indonesia.
Di tengah suasana penuh kehangatan, keluarga besar Dharmapala Nusantara (FABB) resmi memulai babak baru pengabdian mereka.
Melalui prosesi Pelantikan Dewan Pengurus Pusat (DPP) dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas), FABB menegaskan komitmennya untuk tidak sekadar menjadi wadah berkumpul, melainkan motor penggerak harmoni bangsa.
“Momen ini adalah ruang bagi kita untuk duduk bersama, menyatukan pikiran, dan mempererat tali persaudaraan,” ujar Ketua Umum Dharmapala Nusantara, Kevin Wu, S.E., M.H., dalam sambutannya yang disambut antusias oleh para hadirin.
Kevin menekankan bahwa semangat Metta atau kasih sayang universal harus menjadi fondasi bagi setiap langkah yang diambil organisasi demi membawa kebahagiaan bagi sesama dan keharmonisan bagi negeri.
Visi Sahabat Sejati dan Struktur Penguatan
Dharmapala Nusantara memosisikan diri sebagai Kalyana Mitta atau sahabat sejati bagi Kementerian Agama RI, khususnya Ditjen Bimas Buddha, serta berbagai majelis tanpa sekat sektarian.
Fokus utama mereka tetap pada tiga pilar: menjaga Dharma, melindungi Dharma, dan memberikan proteksi kepada seluruh umat Buddha di tanah air.
Kepengurusan periode kedua ini, yang merupakan hasil tindak lanjut Musyawarah Nasional (Munas) November lalu, akan mengemban amanah selama lima tahun ke depan hingga 2030.
Dalam struktur yang dilantik, Kevin Wu didampingi oleh Christian Louis sebagai Sekretaris Jenderal dan Irma Gunawan sebagai Bendahara Umum.
Organisasi ini juga memperkuat barisan dengan berbagai divisi strategis, mulai dari Departemen Hukum yang dipimpin Herna Sutana hingga Departemen Politik yang diketuai Sukman.
Menariknya, jajaran ini juga diisi oleh tokoh-tokoh lintas profesi, seperti Komandan Widodo dari unsur TNI AD yang membidangi mediasi krisis, serta Victor dari PWI yang aktif di divisi media.
Gema Ikrar Asta Pranidhana
Puncak acara ditandai dengan pembacaan ikrar Asta Pranidhana yang dipandu oleh Kevin Wu. Suasana ruangan sempat pecah dalam tawa saat Kevin menyapa akrab jajaran dewan penasehat, mulai dari Dr. Daniel Johan hingga Romo Sumedho.
“Semoga yang bergetar hatinya bukan hanya teman-teman di ruangan ini, tetapi semua yang mendengar seruan ini turut bergerak dalam satu barisan,” pekiknya sebelum memulai ikrar.
Delapan poin ikrar tersebut mencakup kesetiaan mutlak pada Pancasila, NKRI, dan UUD 1945, serta komitmen menjaga kemurnian Buddha, Dhamma, dan Sangha.
Selain itu, para pengurus bertekad menyingkirkan ego pribadi demi kepentingan bangsa dan Dharma.
Penutupan acara diakhiri dengan harapan agar para Buddha dan Bodhisattva senantiasa membimbing roda organisasi dalam menjalankan pengabdian bagi masyarakat dan negara.







