Jembatan Poros Provinsi di Mamasa Ambruk, Tiga Desa Terisolasi dan Ekonomi Warga Lumpuh

0
3

Redaksi.co MAMASA : Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, beberapa hari terakhir berujung bencana. Jembatan utama di jalan poros provinsi ambruk, memutus total akses transportasi dan mengisolasi tiga desa sekaligus.

Jembatan sepanjang 8 meter dan lebar 3 meter itu merupakan jalur vital yang menghubungkan Kecamatan Mehalaan dengan Kecamatan Matangnga. Sejak roboh diterjang arus deras, arus kendaraan terhenti total. Warga tak lagi bisa melintas, baik untuk bekerja, sekolah, maupun mengangkut hasil pertanian.

Kepala Desa Kondo, Selamin, mengungkapkan bahwa dampak terparah dirasakan oleh tiga desa, yakni Desa Kondo, Desa Passembu, dan Desa Botteng. Ketiganya kini terisolasi tanpa akses darat yang memadai.

Akibat robohnya jembatan ini, masyarakat di tiga desa benar-benar terisolasi. Kami sangat berharap ada penanganan darurat dari pemerintah, mulai dari kabupaten, provinsi hingga pusat, agar jembatan bisa segera difungsikan kembali meskipun hanya sementara,” ujar Selamin.

Tak hanya memutus mobilitas, ambruknya jembatan ini juga memukul perekonomian warga. Komoditas andalan seperti cokelat, padi, jagung, dan kopi yang biasanya dipasarkan ke wilayah Mambi dan sekitarnya kini tertahan. Aktivitas jual beli hasil bumi dari dan menuju Matangnga pun ikut terhenti.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan melakukan penanganan darurat, mengingat jalur tersebut merupakan akses vital penghubung antarwilayah. Tanpa perbaikan cepat, dampak sosial dan ekonomi dikhawatirkan akan semakin meluas. (ZUL)