Top 5 This Week

Related Posts

HUT ke-81 RI di Sampaga: Muhammad Yusuf Dorong Kerja Nyata untuk Mamuju yang Adil dan Sejahtera

Redaksi.co MAMUJU : Detik-detik peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Desa Bunde, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme, Senin (17/8/2026).

Dalam upacara tersebut, Camat Sampaga Muhammad Yusuf, S.H., M.H. bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dalam amanatnya, ia menyampaikan pesan penting bahwa kemerdekaan tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata dan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Mengangkat semangat perjuangan para pahlawan, Muhammad Yusuf menyampaikan bahwa setelah generasi terdahulu berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan, kini tanggung jawab tersebut berada di tangan seluruh masyarakat untuk melanjutkan perjuangan melalui pembangunan.

Pesan tersebut sejalan dengan amanat Bupati Mamuju pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Mamuju.

Momentum kemerdekaan, kata dia, harus menjadi ruang refleksi sekaligus pijakan untuk membangun Mamuju yang semakin maju, adil, dan sejahtera.

Kemerdekaan telah memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat untuk menentukan masa depan. Karena itu, pembangunan daerah tidak boleh hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga harus memastikan hadirnya keadilan dan kesejahteraan yang dapat dirasakan masyarakat.

“Mamuju memiliki tanggung jawab memastikan pembangunan tidak hanya menghasilkan pertumbuhan, tetapi juga menghadirkan keadilan, kesejahteraan, dan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Mamuju.”

Pemerintah Kabupaten Mamuju juga terus mendorong penguatan pembangunan dengan menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas. Pelayanan publik diharapkan semakin mudah, cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan warga.

Tak hanya itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi, hingga pengembangan potensi ekonomi kreatif menjadi bagian penting dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat.

Di hadapan peserta upacara, Muhammad Yusuf juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan.

Mamuju merupakan rumah bersama yang dihuni masyarakat dengan latar belakang suku, agama, budaya, dan profesi yang beragam. Perbedaan tersebut bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan yang harus dijaga dan dirawat bersama.

Karena itu, kepala desa, pimpinan Forkopincam, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh pemangku kepentingan diajak memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah.

Semangat gotong royong dan kebersamaan dinilai menjadi modal penting untuk memastikan berbagai program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Pesan paling kuat dalam amanat tersebut adalah bahwa perjuangan generasi saat ini telah berubah bentuk.

Jika para pahlawan dahulu berjuang mempertahankan kemerdekaan dari penjajahan, maka perjuangan hari ini adalah menghadapi berbagai persoalan yang masih dirasakan masyarakat.

“Perjuangan kita hari ini adalah melawan kemiskinan, kesenjangan, ketertinggalan, dan ketidakadilan.”

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari banyaknya program atau besarnya rencana yang dibuat pemerintah. Ukuran paling penting adalah sejauh mana hasil pembangunan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

Semangat para pahlawan harus diteruskan melalui kerja nyata, keberanian berinovasi, serta kesungguhan seluruh elemen masyarakat dalam memberikan kontribusi terbaik bagi daerah.

Di akhir amanat, disampaikan penghormatan dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pahlawan dan pejuang kemerdekaan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi Indonesia.

Kini, perjuangan tersebut menjadi tanggung jawab generasi penerus.

Kemerdekaan bukan sekadar untuk dikenang setiap 17 Agustus. Kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata, persatuan, dan pembangunan yang menghadirkan keadilan serta kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Mamuju.

Popular Articles