Hadiri Penutupan Turnamen Banteng Cup 2026, Waketum DPP Perbasi Dorong Pembinaan Basket Pelajar.

0
46

FAKFAK, Redaksi.co – Wakil Ketua Umum DPP Perbasi Zona Maluku–Papua, Kelvin Winata, menegaskan komitmen Perbasi dalam mendorong pembinaan atlet basket usia dini di Tanah Papua. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri sekaligus menyaksikan penutupan turnamen Banteng Cup 2026 di Gedung KONI Fakfak, Kabupaten Fakfak.

Menurut Kelvin, turnamen yang melibatkan pelajar tingkat SMP dan SMA ini merupakan langkah strategis dalam menjaring serta mengasah potensi atlet muda yang selama ini belum terpantau secara maksimal.

“Kompetisi seperti ini adalah fondasi utama pembinaan. Anak-anak Fakfak punya potensi besar, bukan hanya di basket, tapi juga cabang olahraga lain. Tugas kita bersama adalah memastikan mereka punya ruang bertanding yang berkelanjutan agar bisa bersaing di level nasional,” ujar Kelvin kepada Redaksi.co.

Ia mengapresiasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Fakfak yang telah konsisten menghadirkan ajang olahraga bagi pelajar melalui turnamen Banteng Cup 2026, yang digelar dalam rangka HUT ke-53 PDI Perjuangan. Kelvin menilai, kolaborasi antara organisasi politik, pemerintah daerah, dan induk olahraga sangat penting untuk membangun ekosistem olahraga yang sehat.

Lebih lanjut, Kelvin menyampaikan bahwa DPP Perbasi akan terus mendorong digelarnya turnamen-turnamen serupa di berbagai daerah di Zona Maluku–Papua. Ia juga mengungkapkan rencana pelaksanaan Fajar Cup tingkat pelajar pada bulan Mei mendatang sebagai lanjutan pembinaan berjenjang.

“Dengan kompetisi yang rutin, semangat latihan anak-anak tetap terjaga. Dari sinilah nanti kita bisa menemukan bibit unggul untuk dibina menuju level profesional,” tambahnya.

Turnamen Banteng Cup 2026 sendiri berlangsung selama lima hari dan diikuti oleh 14 tim pelajar, terdiri dari 4 tim tingkat SMP dan 10 tim tingkat SMA. Ajang ini resmi ditutup oleh Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, dan berjalan lancar dengan antusiasme tinggi dari peserta maupun masyarakat.

Kelvin berharap Fakfak dapat menjadi salah satu pusat pembinaan basket pelajar di wilayah Papua Barat, sekaligus menjadi pintu lahirnya atlet-atlet nasional dari Timur Indonesia.