Hadiri Malam Nuzulul Qur’an, Bupati Fakfak Ingatkan Pentingnya Mengamalkan Nilai Al-Qur’an.

0
61

Fakfak, Redaksi.co – Bupati Fakfak menghadiri kegiatan peringatan malam Nuzulul Qur’an yang digelar di Kabupaten Fakfak pada Sabtu (07/03/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan sambutan di hadapan para tamu undangan dan masyarakat yang hadir.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Fakfak ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Fakfak, pimpinan dan anggota DPRK Fakfak, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPR Papua Barat, para pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Fakfak, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Fakfak menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk kembali memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menjelaskan bahwa Al-Qur’an merupakan petunjuk hidup bagi umat manusia. Selain sebagai Al-Huda (petunjuk), Al-Qur’an juga menjadi Al-Furqan yang membedakan antara yang benar dan yang batil, serta sebagai cahaya penerang bagi manusia dalam menjalani kehidupan.

“Dengan petunjuk Al-Qur’an, manusia dapat berjalan di jalan yang lebih terang dan lebih tepat,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Bupati juga menjelaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW selama kurang lebih 23 tahun yang terbagi dalam dua fase, yakni fase Makkiyah dan Madaniyah. Seluruh wahyu tersebut kemudian dibukukan menjadi 30 juz yang di dalamnya membahas berbagai persoalan kehidupan, baik terkait keimanan maupun masalah sosial kemasyarakatan.

Menurutnya, konsep pertama dari turunnya Al-Qur’an yang diawali dengan perintah “Iqra” memiliki makna yang sangat luas, yakni tidak hanya membaca secara harfiah, tetapi juga memahami dan memaknai berbagai fenomena kehidupan sebagai bagian dari ayat-ayat Allah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fakfak juga menyampaikan apresiasi kepada para guru Taman Pengajian Al-Qur’an yang telah berperan dalam membimbing generasi muda agar mampu membaca Al-Qur’an serta memahami ajaran-ajaran yang terkandung di dalamnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Al-Qur’an tidak hanya sekadar dibaca dan diimani, tetapi harus diterjemahkan dalam kehidupan nyata agar tercipta kedamaian, kebersamaan dan kerukunan di tengah masyarakat.

Di akhir sambutannya, Bupati Fakfak mengajak seluruh umat Muslim di Fakfak, mulai dari Karas hingga Tomage, untuk meningkatkan frekuensi membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an selama bulan suci Ramadan.

“Melalui momentum peringatan Nuzulul Qur’an ini, mari kita jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup agar kehidupan kita semakin diwarnai oleh nilai-nilai Al-Qur’an,” pungkasnya