KONAWE SELATAN — Warga Desa Roraya, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan, digegerkan dengan penemuan jasad seorang perempuan yang tergeletak di jalan menuju kawasan perkebunan, Rabu (16/9/2026).
Perempuan yang ditemukan tersebut diketahui bernama Ana, warga asal Desa Sambahule, Kecamatan Baito. Ia bekerja sebagai karyawan di Rumah Makan Febby, Desa Telutu, Kecamatan Tinanggea.
Jasad pertama kali ditemukan oleh warga bernama Parno yang saat itu sedang membersihkan lahan di sekitar pondasi bersama mantan Kepala Desa Roraya, Nasrun SAE.
Menurut keterangan Parno, saat merasa haus ia berkeliling mencari kelapa muda di sekitar lokasi. Di jalan menuju kebun itulah ia terkejut melihat sosok perempuan tergeletak tak bergerak.
Parno kemudian mendekat dan merekam kondisi korban lewat ponselnya untuk memastikan keadaan korban. Setelah dipastikan tidak bernyawa, ia segera melaporkan hal tersebut kepada Nasrun SAE.
Nasrun SAE selanjutnya menghubungi Babinsa Desa Roraya, Sertu Kamal dari Koramil 1417/05 Tinanggea. Informasi ini disampaikan kepada Kepala Desa Roraya, Sulfiana Suganda, lalu diteruskan ke pihak Polsek Tinanggea untuk penanganan lebih lanjut.
Penemuan jasad terjadi sekitar pukul 10.00 WITA. Tak lama berselang, personel Polsek Tinanggea dibantu jajaran Polres Konawe Selatan tiba di lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah warga tampak berkumpul menyaksikan proses evakuasi.
Bersama tim medis dari BLUD UPTD Puskesmas Tinanggea, petugas melakukan pemeriksaan awal sebelum jasad korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari untuk pemeriksaan lebih mendalam.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kematian serta dugaan adanya unsur pidana masih dalam tahap penyelidikan kepolisian. Masyarakat menantikan pengungkapan kronologi, waktu kematian, penyebab meninggal, serta fakta-fakta yang ditemukan di lokasi.
Redaksi akan terus memantau perkembangan kasus ini berdasarkan informasi resmi dari pihak kepolisian dan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.

