Fakfak, Redaksi.co – Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam) Kalitami I, Distrik Kamundan, Kabupaten Teluk Bintuni, resmi memulai distribusi perdana hasil pertanian dan perikanan masyarakat melalui skema kemitraan, Kamis (12/03/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam upaya memperkuat perekonomian kampung melalui pemasaran hasil produksi lokal secara lebih terorganisir.
Distribusi perdana tersebut ditandai dengan pemenuhan dan pengiriman pertama berbagai komoditas lokal yang telah dikontrak dalam kerja sama dengan PT HSI sebagai mitra distribusi. Perusahaan tersebut menangani penyediaan logistik untuk mendukung kegiatan seismik BP Tangguh di wilayah Kokas dan Sorong Selatan.
Ketua BUMKam Kampung Kalitami I, Hanafi Tabiar, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya untuk menjadi pemasok bahan pokok bagi kegiatan operasional tersebut.
“Alhamdulillah kami telah menandatangani kontrak kerja sama dengan PT HSI. Hari ini kami juga langsung memenuhi kebutuhan bahan pokok yang diminta oleh pihak perusahaan,” ujar Hanafi.
Ia menjelaskan, setelah proses pemenuhan barang selesai, seluruh kebutuhan logistik tersebut akan dikirim ke kapal yang telah berada di lokasi untuk selanjutnya didistribusikan kepada perusahaan yang mendukung kegiatan seismik BP Tangguh.
Berbagai komoditas yang disuplai BUMKam Kalitami I meliputi sayur-sayuran, buah-buahan, serta daging yang dipersiapkan langsung oleh pihak BUMKam. Selain itu, beberapa komoditas lainnya juga direncanakan akan dipasok, termasuk hasil tangkapan ikan laut maupun ikan air tawar dari masyarakat setempat.
“Untuk pengiriman berikutnya, kami juga diminta menyiapkan beberapa komoditas tambahan seperti ikan laut dan ikan air tawar. Itu akan kami penuhi secara bertahap sesuai dengan permintaan perusahaan,” jelasnya.
Hanafi menambahkan, seluruh kebutuhan awal yang diajukan oleh pihak perusahaan telah berhasil dipenuhi oleh BUMKam Kalitami I. Tercatat lebih dari 80 jenis item bahan pokok diminta dalam tahap awal kerja sama tersebut.
“Alhamdulillah seluruh permintaan dari PT HSI, sekitar 80 lebih item, sudah dapat kami penuhi,” katanya.
Ia berharap kerja sama ini tidak hanya berlangsung dalam jangka pendek, tetapi dapat terus berlanjut dan berkembang sehingga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat kampung.
“Harapan kami kerja sama ini tidak berhenti sampai di sini saja. Ke depan kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut bahkan diperluas sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” pungkasnya.







