Redaksi.co, Jakarta | Dunia olahraga tradisional Indonesia mencatat babak baru dengan dideklarasikannya Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO). Acara yang berlangsung di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (7/1), sekaligus dirangkai dengan pelantikan pengurus ORADO dari berbagai daerah di Indonesia.
Deklarasi ini dinilai sebagai langkah awal yang krusial untuk membawa permainan domino keluar dari stigma sekadar hiburan tradisional, menuju cabang olahraga yang lebih terstruktur dan memiliki pengakuan nasional.
Ketua DPRD / Ketua Cabang Olahraga Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan, Ayu, mengungkapkan bahwa selama ini domino kerap dipandang sebelah mata karena belum memiliki payung organisasi resmi sebagai cabang olahraga nasional. Padahal, domino telah lama hidup dan berkembang di tengah masyarakat lintas daerah dan latar belakang sosial.
“Domino ini sangat dekat dengan kehidupan masyarakat. Dari kalangan menengah sampai bawah, hampir di setiap daerah pasti ada yang memainkannya,” ujar Ayu.
Ia menilai, deklarasi dan pelantikan pengurus ORADO se-Indonesia menjadi momentum strategis untuk mendorong kemajuan domino, khususnya di daerah. Dengan struktur organisasi yang kuat dari pusat hingga kabupaten, pembinaan atlet dan pengembangan olahraga domino diyakini dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.
Lebih dari sekadar permainan, Ayu menekankan bahwa domino memiliki nilai positif, mulai dari membangun kebersamaan hingga melatih strategi dan daya pikir. “Permainan ini seru, tapi juga menantang. Kita dituntut untuk berpikir dan menyusun strategi agar bisa menang,” katanya.
Ke depan, Ayu berharap ORADO semakin aktif menggelar berbagai kegiatan, terutama di tingkat pusat. Menurutnya, kegiatan tersebut penting untuk menambah wawasan dan pengalaman pengurus daerah, baik dalam hal pengelolaan organisasi maupun pembinaan atlet.
Ia pun menaruh optimisme besar terhadap perjalanan ORADO dalam beberapa tahun ke depan, termasuk menatap 2026 sebagai tahun kebangkitan domino Indonesia.
“Insyaallah, dengan adanya kegiatan hari ini, ORADO bisa bangkit dan menjadi lebih baik. Harapannya, kegiatan di tingkat pusat bisa lebih sering dilakukan agar kami di daerah terus belajar dan berkembang,” tutupnya.






