Dari Halal Bi Halal ke Evaluasi Program Kerja, Pemkab Mamuju Perkuat Komitmen Pelayanan Publik

0
3

Redaksi.co MAMUJU : Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) memadati Lapangan Upacara Kantor Bupati Mamuju, Senin (30/03/2026), dalam apel besar yang dirangkaikan dengan Halal bi Halal Pemerintah Kabupaten Mamuju. Suasana khidmat bercampur hangat mewarnai kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi, sebagai momentum memperkuat soliditas birokrasi pasca Idulfitri.

Kehadiran Wakil Bupati, pimpinan OPD, hingga ribuan ASN menjadi gambaran komitmen bersama untuk mempercepat agenda pembangunan daerah. Apel tersebut bukan sekadar seremoni rutin, melainkan penegasan arah kerja pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik.

Dalam amanatnya, Sutinah menekankan pentingnya momentum Lebaran sebagai titik awal memperkuat sinergi dan profesionalisme aparatur. Ia menyebut tradisi berjabat tangan sebagai simbol menghapus sekat antara pimpinan dan staf demi mempercepat realisasi program kerja.

Momentum ini adalah ruang bagi kita untuk meruntuhkan sekat. Dengan hati yang bersih, saya ingin kita semua berlari lebih kencang merealisasikan program kerja di masing-masing OPD,” tegasnya.

Tak hanya menyampaikan pesan internal, Bupati juga menanggapi isu strategis yang menjadi perhatian masyarakat, khususnya akses infrastruktur menuju Desa Kopeang. Ia mengakui kebutuhan mendesak warga terhadap jalan yang layak, namun menegaskan bahwa pembangunan menghadapi tantangan geografis yang kompleks.

Menurutnya, medan pegunungan, potensi longsor, serta keterbatasan fiskal daerah menjadi kendala utama. Bahkan, pembangunan jalan sepanjang 21 kilometer diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp100 miliar.

“Kita tidak tinggal diam. Koordinasi dengan pemerintah pusat dan Provinsi terus dilakukan agar solusi terbaik bagi warga Kopeang bisa segera diwujudkan,” ujarnya.

Usai apel, suasana berubah cair. Para pejabat dan ASN membentuk barisan panjang untuk saling berjabat tangan tanpa memandang jabatan. Tradisi tersebut memperlihatkan wajah birokrasi yang harmonis dan inklusif.

Agenda kemudian berlanjut dengan Coffee Morning di ruang kerja Bupati yang diikuti pejabat eselon II. Pertemuan itu dimanfaatkan untuk mengevaluasi capaian program kerja triwulan pertama sekaligus membahas isu-isu strategis yang berkembang di masyarakat.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Mamuju menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga memperkuat harmoni, integritas, dan kolaborasi birokrasi demi mewujudkan Mamuju yang lebih maju dan bermartabat. (ZUL)