Aceh Barat.Redaksi.co
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat melakukan langkah cepat merespons memburuknya kualitas udara akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah tersebut. Pada Senin 19/1/2026
BPBD Mengunjungi SD 8 Suakraya untuk memberikan sosialisasi langsung mengenai bahaya kabut asap bagi kesehatan para siswa dan tenaga pendidik.
Kalaksa BPBD Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, memimpin langsung kegiatan tersebut,dikesempatan itu Teuku Ronal menekankan bahwa partikel halus dalam asap karhutla sangat berisiko memicu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), terutama bagi anak-anak usia sekolah.
Sebagai bentuk perlindungan dini, BPBD juga mendistribusikan ratusan masker kepada seluruh siswa dan guru. Masker tersebut bersumber dari stok bantuan Dinas Kesehatan Aceh Barat yang dialokasikan khusus untuk penanganan dampak karhutla.
“Kesehatan anak-anak adalah prioritas utama. Kami ingin memastikan mereka terlindungi saat berada di area sekolah yang terpapar asap,” ujar Teuku Ronald di sela-sela pembagian masker.
Melihat kondisi di lapangan yang kian mengkhawatirkan, Teuku Ronald menyatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah koordinatif lebih lanjut dengan instansi terkait.
“Mengingat kondisi kabut asap yang semakin pekat dan indeks pencemaran udara yang sudah masuk dalam kategori tidak sehat, kami telah berkoordinasi langsung dengan Kepala Dinas Pendidikan Aceh Barat,” jelasnya.
Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, BPBD mengeluarkan rekomendasi strategis:
Meliburkan sementara aktivitas belajar mengajar di SD 8 Suakraya.
Masa libur berlaku efektif mulai besok sampai dengan kualitas udara dinyatakan membaik dan aman oleh pihak berwenang.
Selama masa libur, siswa diimbau untuk tetap berada di dalam rumah dan mengurangi aktivitas luar ruangan.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui BPBD terus memantau titik api dan pergerakan asap. Masyarakat diminta tetap waspada dan segera melaporkan jika melihat adanya titik api baru di lingkungan sekitar agar dapat segera ditangani sebelum meluas ****






