Top 5 This Week

Related Posts

BBPOM SEMARANG GANDENG NAFA URBACH EDUKASI PANGAN AMAN DI GEBANG PURWOREJO

 

PURWOREJO | Redaksi.co – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Semarang bersama Anggota DPR RI Komisi IX Nafa Indria Urbach menggelar Kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bertema β€œCerdas Memilih Pangan yang Aman” di Gedung Aula Desa Gebang, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, Senin (27/4/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menghadirkan dua narasumber utama, yakni *Nafa Indria Urbach* dan *Kepala BBPOM Semarang, Dra. Rustyawati, Apt, http://M.Kes.(Epid)*. Acara ini merupakan bagian dari program Pemberdayaan Masyarakat di bidang Obat dan Makanan BBPOM Semarang.

π™Žπ™„π™ˆπ™„π™‡π™‡π˜Όπ™ π™‹π™Šπ™Žπ™:Β Waspada Zat Berbahaya, BPOM Palembang Ingatkan UMKM tentang Keamanan Pangan

Turut hadir dan memberikan dukungan penuh dalam kegiatan tersebut antara lain Lurah Gebang, jajaran (Forkompimcam) , Kapolsek , Babinsa , perwakilan Group UMKM Purworejo, Komunitas Pakurejo, serta ratusan warga masyarakat Desa Gebang dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Kepala BBPOM Semarang, Dra. Rustyawati, Apt, http://M.Kes.(Epid) menekankan bahwa edukasi langsung ke masyarakat adalah kunci utama pencegahan peredaran pangan berbahaya.

BBPOM tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dengan DPR RI, Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan komunitas masyarakat seperti hari ini adalah wujud nyata kehadiran negara untuk melindungi konsumen. Peredaran produk ilegal yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin dan boraks masih menjadi temuan kami di lapangan,”ungkap Rustyawati.

Pada kesempatan tersebut, BBPOM Semarang juga melakukan sosialisasi dan praktik langsung penggunaan Aplikasi BPOM Mobile.

“Kami dorong masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas dan mandiri. Melalui Aplikasi BPOM Mobile, masyarakat dapat melakukan pengecekan legalitas produk obat dan makanan hanya dengan memindai barcode atau memasukkan nomor izin edar. Jika produk tidak terdaftar, jangan dibeli dan segera laporkan kepada kami,” tambahnya.

Senada, Perwakilan BPOM Purworejo menyatakan komitmennya dalam pendampingan pelaku usaha.

“Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi UMKM di Purworejo yang ingin mendaftarkan produknya ke BPOM. Dengan memiliki izin edar, produk UMKM akan lebih berdaya saing dan dijamin keamanannya. Aplikasi BPOM Mobile juga dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk memeriksa legalitas bahan baku yang akan digunakan,” jelasnya.

Sementara itu, anggota DPR RI Komisi IX, Nafa Indria Urbach mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih peduli terhadap apa yang dikonsumsi keluarga.

𝘽𝘼𝘾𝘼 π™…π™π™‚π˜Ό:Β Pererat Silaturahmi, PWRI Purworejo Gelar Halalbihalal dan Temu Kangen di Jatingarang

Sebagai mitra kerja BPOM di Komisi IX, saya berkewajiban memastikan program-program pengawasan dan edukasi ini sampai ke masyarakat. Mari kita budayakan Cek KLIK: pastikan Kemasan baik, baca Label dengan teliti, cek Izin Edar BPOM, dan pastikan tidak Kedaluwarsa sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan, ajak Nafa.

Rangkaian kegiatan diisi dengan sesi dialog interaktif, pembagian materi KIE, dan simulasi pengecekan produk menggunakan Aplikasi BPOM Mobile yang diikuti antusias oleh warga dan pelaku UMKM.

𝙼engapresiasi langkah strategis BBPOM Semarang.

“Ini adalah format kegiatan KIE yang paripurna. Lengkap dari sisi narasumber, teknologi, dan keterlibatan stakeholder dari tingkat pusat hingga desa. Kami dari IWOI siap berkolaborasi menyebarluaskan literasi keamanan pangan ini, karena pers memiliki peran penting dalam mengedukasi publik. Masyarakat yang teredukasi adalah benteng pertama melawan peredaran produk berbahaya,” tegasnya.

Kegiatan diakhiri dengan komitmen bersama seluruh elemen yang hadir untuk terus mengawal keamanan pangan di wilayah Purworejo dan sekitarnya. ( πš†πšŠπš‘πš’πš )

Popular Articles