
Jakarta — Ashanty kembali mencuri perhatian publik setelah dipercaya menjadi captain tim Indonesia dalam ajang internasional X The League. Kompetisi ini mempertemukan berbagai talenta dari sejumlah negara untuk bersaing di panggung global.
Dengan target penjualan 120 milyar setahun, Penunjukan Ashanty dinilai tepat mengingat rekam jejaknya di industri hiburan dan bisnis. Ia dianggap memiliki kepemimpinan, visi, serta kemampuan manajerial yang kuat untuk membawa tim Indonesia tampil maksimal.
Dalam kompetisi tersebut, Ashanty memimpin tim yang beranggotakan Aurel Hermansyah, Mami Louisse, dan Ibnu Wardani. Perpaduan pengalaman dan semangat generasi muda menjadi kekuatan utama tim.
Sebagai captain, Ashanty berperan aktif dalam menyusun strategi, memperkuat mental tim, serta memastikan setiap anggota dapat tampil optimal. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan tim Indonesia tidak sekadar berkompetisi, tetapi juga membawa identitas bangsa.
“Kami datang bukan hanya untuk tampil, tapi untuk menunjukkan kualitas dan karakter Indonesia,” ujar Ashanty.
Tim Indonesia juga menggandeng kolaborasi dengan produk dari Korea Selatan serta platform e-commerce Shopee. Kolaborasi ini sekaligus menargetkan kemenangan, mengingat besarnya potensi pasar Indonesia.
Tak hanya itu, tim Indonesia pada keterangan pers tampil mengenakan busana adat dari Palembang, Sumbawa, dan Riau sebagai simbol keberagaman budaya Tanah Air.
Dengan persiapan yang matang dan semangat tinggi, tim Indonesia optimistis mampu meraih hasil terbaik dan mengharumkan nama bangsa di ajang internasional tersebut.






