JAKARTA, Redaksi.co – Industri fashion Indonesia mendapat warna baru, Bukan hanya berlomba menciptakan tren dan merebut pasar, BAIQMARKET membawa misi yang lebih luas: membuka kesempatan berkarya bagi penyandang disabilitas sekaligus mempersiapkan langkah menuju pasar Malaysia.
Pesan tersebut mengemuka dalam pembukaan gerai BAIQMARKET di kawasan Old Shanghai, Sedayu City, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (10/10/2026), Kehadiran gerai ini menjadi momentum bagi BAIQMARKET untuk memperkenalkan konsep retail yang tidak hanya berorientasi pada penjualan, tetapi juga kreativitas, pengalaman pelanggan, dan pemberdayaan manusia.
Di tengah persaingan bisnis fashion yang semakin kompetitif, keterlibatan desainer dan pekerja jahit dari kalangan penyandang disabilitas menjadi salah satu nilai yang membedakan langkah BAIQMARKET.

Bukan Sekadar Menjual Baju, tetapi Membuka Kesempatan
Fashion selama ini identik dengan tren, gaya hidup, dan penampilan. Namun, di balik setiap produk, terdapat kreativitas serta keterampilan orang-orang yang terlibat dalam proses pembuatannya.
BAIQMARKET berupaya menghadirkan perspektif tersebut dengan melibatkan talenta penyandang disabilitas dalam proses kreatif dan produksi.
Langkah ini membawa pesan bahwa kemampuan seseorang tidak semestinya dinilai hanya dari kondisi fisiknya. Kesempatan, ruang berkarya, dan lingkungan kerja yang mendukung menjadi faktor penting agar setiap individu dapat menunjukkan potensi terbaiknya.

Keterlibatan pekerja disabilitas juga menempatkan isu inklusivitas sebagai bagian dari pembicaraan mengenai masa depan industri kreatif Indonesia.
Tantangannya bukan sekadar memberikan kesempatan, melainkan membangun ekosistem kerja yang memungkinkan para pekerja memperoleh ruang berkontribusi sesuai keterampilan dan kompetensinya.
Jika dikembangkan secara berkelanjutan, pendekatan tersebut berpotensi memberikan manfaat bagi pelaku usaha sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi penyandang disabilitas.
Old Shanghai Jadi Titik Awal Pengalaman Belanja Berbeda
Melalui gerai di Old Shanghai, BAIQMARKET memperkenalkan pendekatan retail yang memadukan fashion, hiburan, kreativitas, dan komunitas.
Konsep The New Retail Experience dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang lebih luas dibandingkan aktivitas belanja konvensional, Pengunjung tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga dapat menikmati suasana, elemen visual, musik, serta aktivitas interaktif yang menjadi bagian dari identitas gerai.
Strategi ini menyasar perubahan perilaku konsumen, terutama generasi muda yang semakin memperhatikan pengalaman, karakter merek, dan suasana ketika mengunjungi sebuah destinasi retail.
Melalui semangat Fashion, Community, Entertainment, Experience, BAIQMARKET berupaya membangun hubungan yang lebih dekat dengan konsumen.
Owner BAIQMARKET yang dikenal sebagai Mother of Baiq menempatkan pengalaman pelanggan sebagai salah satu bagian penting dari konsep bisnis yang dikembangkan.
Dengan pendekatan tersebut, gerai di Kelapa Gading diharapkan tidak hanya menjadi tempat berbelanja, tetapi juga ruang pertemuan bagi kreativitas dan komunitas.
Bidik Malaysia, Brand Lokal Bersiap Naik Kelas
Langkah BAIQMARKET tidak berhenti di Jakarta, Perusahaan ini juga menyampaikan rencana untuk memperluas jangkauan bisnis ke Malaysia.
Rencana tersebut menjadi sinyal ambisi untuk membawa konsep dan produk fashion Indonesia ke pasar regional, Namun, ekspansi lintas negara tentu membutuhkan lebih dari sekadar keberanian membuka gerai baru.
Pemahaman terhadap karakter konsumen, penentuan strategi pemasaran, kesiapan operasional, hingga kemampuan menjaga kualitas produk akan menjadi faktor penting dalam menghadapi persaingan di pasar Malaysia.
Hingga berita ini ditulis, jadwal pembukaan, lokasi gerai, dan rincian strategi ekspansi BAIQMARKET di Malaysia belum dijelaskan secara terperinci.
Meski demikian, rencana tersebut membuka peluang bagi BAIQMARKET untuk memperluas identitasnya sebagai brand retail yang menggabungkan fashion, pengalaman berbelanja, dan nilai inklusivitas.
Keberhasilan langkah ini nantinya tidak hanya ditentukan oleh seberapa jauh merek tersebut berkembang, tetapi juga oleh konsistensi dalam menjaga kualitas produk dan merealisasikan misi pemberdayaan yang diusungnya.
Masa Depan Fashion Tak Hanya Diukur dari Penjualan
Grand Opening BAIQMARKET Old Shanghai yang berlangsung pada Sabtu (10/10/2026) pukul 16.00 WIB menjadi awal perjalanan baru bagi brand tersebut dalam memperkenalkan konsep retailnya kepada masyarakat.
Melalui slogan “COME FOR THE STYLE. STAY FOR THE EXPERIENCE,” BAIQMARKET menegaskan pendekatan yang menempatkan pengalaman pelanggan sebagai bagian penting dari aktivitas berbelanja.
Namun, pesan yang tak kalah penting adalah bagaimana pertumbuhan bisnis dapat berjalan beriringan dengan terbukanya kesempatan bagi lebih banyak orang untuk berkarya.
Di tengah perubahan industri fashion, inovasi bisnis dan pemberdayaan sosial tidak harus berjalan sendiri-sendiri, Keduanya dapat menjadi bagian dari strategi usaha yang saling mendukung apabila diterapkan secara konsisten.
BAIQMARKET kini menghadapi dua tantangan sekaligus: membangun pengalaman retail yang mampu menarik konsumen dan merealisasikan ambisi ekspansi ke Malaysia, sembari mempertahankan komitmen terhadap keterlibatan pekerja disabilitas.
Sebab, ukuran keberhasilan sebuah brand bukan hanya seberapa dikenal namanya, melainkan juga seberapa besar peluang yang mampu dibukanya bagi orang lain.

