redaksi.co, Jakarta | Film horor-misteri Lobang Buaya menggelar Gala Premiere di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (25/9/2026) malam. Film produksi Adhya Pictures bersama Dapur Films tersebut dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 1 Oktober 2026.

Disutradarai sekaligus ditulis Hanung Bramantyo, Lobang Buaya mengambil latar Indonesia pada 1964, tepatnya 309 hari sebelum tragedi besar yang melanda Desa Lobang Buaya.

Film ini mengangkat kisah teror pembunuhan berantai yang dibalut persoalan sosial, di antaranya keserakahan, korupsi, dan penyalahgunaan kekuasaan di lingkungan desa.

Hanung mengatakan, horor dalam film tersebut tidak semata-mata dibangun melalui penampakan atau teror fisik. Menurutnya, kengerian juga dapat muncul dari tindakan manusia terhadap sesamanya.

“Jangan terlalu percaya diri merasa sudah tahu siapa dalang di balik semua teror ini hanya dari menonton trailer. Kami sudah menyiapkan kejutan besar di akhir cerita yang akan membalikkan semua asumsi tersebut,” ujar Hanung saat Gala Premiere di Epicentrum XXI, Jumat (25/9/2026) malam.

Film ini dibintangi sejumlah aktor, di antaranya Baskara Mahendra, Carissa Perusset, Anya Zen, dan Mathias Muchus. Sebelum tayang di Indonesia, Lobang Buaya juga tercatat diputar dalam dua festival film internasional, yakni Bucheon International Fantastic Film Festival (BIFAN) 2026 di Korea Selatan dan International Film Festival Rotterdam (IFFR) 2026 di Belanda.

Dengan latar sejarah 1964 dan konflik sosial yang diangkat melalui genre horor-misteri, film ini menghadirkan cerita tentang teror sekaligus persoalan kekuasaan dan perilaku manusia.