FAKFAK, Redaksi.co – Komitmen meningkatkan minat baca dan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Fakfak terus dilakukan Pemerintah Daerah melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Fakfak.
Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui pembangunan satu unit Rumah Baca Siboban Irak Igaimanawas di Kampung Patipi Pasir, Distrik Teluk Patipi, Rabu (26/8/2026).
Pembangunan rumah baca ini menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah bersama Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Fakfak terhadap pengembangan budaya literasi di tengah masyarakat, khususnya bagi generasi muda di wilayah Teluk Patipi.
Kehadiran rumah baca diharapkan tidak hanya menjadi tempat untuk membaca, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak dan masyarakat untuk belajar, berdiskusi, bertukar gagasan, serta mengembangkan pengetahuan.
Pendiri Rumah Baca Siboban Irak Igaimanawas, Zulkifli Patipi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan berpartisipasi dalam mewujudkan pembangunan rumah baca tersebut.
Menurutnya, hadirnya satu bangunan rumah baca merupakan sesuatu yang sangat penting dalam membina generasi melalui dunia literasi.
“Rumah baca ini sangat penting untuk membina generasi dalam dunia literasi, baik untuk hari ini maupun untuk masa yang akan datang,” ujar Zulkifli.
Ia berharap rumah baca tersebut dapat dimanfaatkan secara baik dan menjadi ruang bersama bagi masyarakat, terutama anak-anak dan generasi muda untuk menumbuhkan kebiasaan membaca serta kegiatan-kegiatan positif lainnya.
Di sisi lain, Zulkifli juga menekankan pentingnya kepastian dan kejelasan status lokasi pembangunan rumah baca. Hal ini menurutnya perlu diperhatikan agar keberadaan bangunan tersebut tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari yang dapat menghambat aktivitas para pengelola dan pegiat literasi.
“Kami juga meminta agar lokasi ini tidak ada masalah di kemudian hari, sehingga tidak menghalangi pergerakan kawan-kawan dalam menjalankan kegiatan rumah baca,” katanya.
Ia menjelaskan, lokasi pembangunan dipilih dengan mempertimbangkan posisi yang berada di tengah-tengah antara Kampung Bisa dan Kampung Sum. Selain itu, lokasi tersebut merupakan milik pengelola sehingga diharapkan dapat memberikan kepastian dalam pengelolaan rumah baca ke depan.
Zulkifli berharap pembangunan Rumah Baca Siboban Irak Igaimanawas dapat menjadi awal dari semakin berkembangnya gerakan literasi di wilayah Teluk Patipi.
Baginya, membangun rumah baca bukan sekadar mendirikan sebuah bangunan, tetapi menghadirkan ruang bagi generasi muda untuk membaca, belajar, berdiskusi dan membangun masa depan melalui pengetahuan.
Dengan dukungan pemerintah daerah, instansi terkait dan masyarakat, Rumah Baca Siboban Irak Igaimanawas diharapkan dapat terus tumbuh menjadi ruang literasi yang terbuka dan bermanfaat bagi masyarakat di Kampung Patipi Pasir dan kampung-kampung sekitarnya

