Top 5 This Week

Related Posts

Maut di Trans Sulawesi Mateng: Mobil Diduga Hilang Kendali, Pengendara Motor Tewas

Redaksi.co MATENG : Jalur Trans Sulawesi kembali memakan korban. Kecelakaan maut terjadi di Desa Salugatta, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 12.00 Wita.

Insiden tersebut melibatkan mobil pick-up Suzuki Mega Carry dan sepeda motor Honda Revo. Kecelakaan itu menewaskan satu orang dan menyebabkan satu korban lainnya mengalami luka berat.

Kasat Lantas Polres Mamuju Tengah, IPTU H. Bambang, membenarkan kecelakaan tersebut. Kendaraan yang terlibat yakni Suzuki Mega Carry warna silver nomor polisi DC 8440 AT yang dikemudikan Z (46), serta Honda Revo warna merah nomor polisi DC 3485 FJ yang dikendarai S (34) dengan membawa penumpang berinisial A (22).

Kanit Gakkum Lakalantas Polres Mamuju Tengah, Bripka Junaedi Anto, menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil yang dikemudikan Z melaju dari arah Topoyo menuju Mamuju.

Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor yang dikendarai S bersama A, dari Mamuju menuju Topoyo.

Sesampainya di lokasi kejadian, mobil tersebut diduga tiba-tiba kehilangan kendali. Kendaraan kemudian bergerak ke jalur sepeda motor hingga tabrakan keras tidak dapat dihindarkan.

S dan A terjatuh dari sepeda motor setelah kendaraan mereka ditabrak. S mengalami luka serius dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara A mengalami patah pada kaki kanan. Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Selain menelan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kedua kendaraan mengalami kerusakan parah.

Polisi telah mengamankan kedua kendaraan untuk kepentingan penyelidikan. Petugas masih mendalami penyebab pasti mobil hingga kehilangan kendali dan masuk ke jalur sepeda motor.

Pihak kepolisian mengimbau para pengguna Jalur Trans Sulawesi untuk tidak lengah saat berkendara. Pemeriksaan kondisi kendaraan sebelum perjalanan serta peningkatan kewaspadaan menjadi hal penting, khususnya ketika melintasi ruas jalan yang rawan kecelakaan.

Satu nyawa melayang di Jalur Trans Sulawesi, sementara satu korban lainnya harus menjalani perawatan akibat luka berat. Kecelakaan ini kembali menjadi peringatan bahwa sedikit saja kehilangan kendali di jalan dapat berujung pada tragedi. (ZUL)

Popular Articles