Top 5 This Week

Related Posts

Dari Kanvas Menuju Dakwah, Muharram Art Fest 2026 Resmi Menghidupkan Jember

JEMBER, Redaksi.co – Bertempat di Gedung Jember Nusantara, PC GP Ansor Kencong bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Jember resmi membuka Muharram Art Fest 2026 pada Senin (13/7). Festival seni yang berlangsung hingga 19 Juli 2026 ini menjadi momentum menyambut Tahun Baru Islam melalui perpaduan seni, budaya, dan nilai-nilai keislaman.

Mengusung semangat hijrah sebagai inspirasi berkarya, Muharram Art Fest 2026 menghadirkan pameran seni lukis sebagai ruang apresiasi sekaligus wadah berekspresi bagi para seniman, santri, pelajar, budayawan, dan masyarakat. Beragam perlombaan hingga forum kebudayaan turut digelar dengan melibatkan peserta dari berbagai daerah.

Penyelenggaraan Muharram Art Fest sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember, Dr. H. Muhammad Fawait, dalam memperkuat identitas Jember sebagai kabupaten yang kaya akan seni, budaya, dan tradisi Pendhalungan. Festival ini menjadi bukti bahwa kreativitas para seniman Jember terus tumbuh dan layak mendapat ruang untuk berkembang, mulai dari seni lukis hingga kaligrafi.

Rangkaian kegiatan dimulai pada 14 Juli dengan Lomba Kaligrafi Kontemporer tingkat Tapal Kuda yang diikuti santri dan pelajar. Selanjutnya, pada 15 Juli digelar Lomba Melukis tingkat Jawa-Bali, disusul Lomba Mewarnai bagi siswa TK/RA se-Kabupaten Jember pada 16 Juli.

Memasuki penghujung festival, pada 18 Juli akan digelar Ngaji Seni Budaya, sebuah forum yang membahas harmonisasi nilai-nilai Islam, tradisi, dan perkembangan seni. Puncak acara pada 19 Juli akan ditandai dengan lelang karya lukis dua seniman, Susmiadi, S.T. (Shoez) dan KH. Maimun Thoha.

Lelang tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi terhadap karya seni, tetapi juga memiliki misi sosial. Sebagian hasil penjualan lukisan akan dialokasikan untuk mendukung pembangunan Kantor PC GP Ansor Kencong sebagai pusat pelayanan masyarakat, pengembangan kader, dan aktivitas kebudayaan.

Ketua PC GP Ansor Kencong, Agus Nur Yasin, mengatakan Muharram Art Fest merupakan komitmen Ansor dalam menghadirkan dakwah yang sejuk melalui pendekatan seni dan budaya.

“Muharram adalah momentum hijrah. Hijrah bukan hanya berpindah tempat, tetapi juga berpindah menuju kehidupan yang lebih baik, termasuk dalam cara kita memandang seni dan budaya. Bagi Ansor, seni merupakan bahasa peradaban yang mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat. Karena itu kami ingin menghadirkan ruang bagi para seniman, santri, dan generasi muda untuk berkarya, berdialog, sekaligus menjaga warisan budaya yang selaras dengan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah,” ujarnya.

Agus juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam lelang lukisan sebagai bentuk dukungan terhadap para seniman sekaligus kontribusi nyata bagi pembangunan Kantor PC GP Ansor Kencong.

Menurutnya, Jember memiliki potensi besar di bidang seni yang perlu terus didorong melalui kolaborasi berbagai pihak.

“Jember adalah daerah yang kaya akan talenta seni. Banyak seniman hebat yang membutuhkan ruang untuk berekspresi dan memperkenalkan karya-karyanya kepada masyarakat. Karena itu, Ansor Kencong siap terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Jember dalam mendukung program-program Gus Bupati Dr. H. Muhammad Fawait, khususnya dalam pengembangan seni, budaya, dan ekonomi kreatif,” tegasnya.

Melalui Muharram Art Fest 2026, PC GP Ansor Kencong bersama PC Lesbumi Kencong berharap seni tidak hanya menjadi media ekspresi, tetapi juga menjadi sarana dakwah, pelestarian budaya, penguatan kepedulian sosial, serta penggerak ekonomi kreatif. Festival ini diharapkan dapat menjadi agenda budaya tahunan yang semakin mengukuhkan Jember sebagai salah satu pusat seni dan budaya yang diperhitungkan, baik di tingkat nasional maupun internasional. (Sofyan)

Popular Articles