redaksi.co, Jakarta | Suasana penuh haru, tawa, dan nostalgia mewarnai penyelenggaraan REWIND 20 bertema “Rindu Erat Wujudkan Ikatan Nostalgia 20 Tahun”, reuni akbar Alumni SMP Negeri 2 Ngamprah Angkatan 2006 yang digelar di lingkungan SMP Negeri 2 Ngamprah., Minggu (28/6).

Acara ini dihadiri oleh 132 alumni serta sekitar 30 guru, baik yang masih aktif mengajar maupun yang telah memasuki masa purnatugas. Kehadiran para guru menjadi momen paling berkesan, mempertemukan kembali sosok-sosok yang telah berjasa membentuk karakter dan perjalanan hidup para alumni.

Ketua Panitia, Aryawan Setiadi, S.STP., CODM, menyampaikan bahwa reuni ini bukan sekadar ajang melepas rindu, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kembali semangat kebersamaan serta mempererat tali persaudaraan antarsesama alumni.

“Mari kita nikmati hari ini. Mari kita putar kembali memori indah dua puluh tahun lalu, lepaskan sejenak atribut dan jabatan, dan kembalilah menjadi siswa-siswi putih biru yang saling mendukung. Semoga tali silaturahmi ini tidak berhenti sampai di sini, melainkan terus terjalin untuk saling membawa kebaikan di masa depan. Selamat bernostalgia, selamat melepas rindu.”

REWIND 20 juga menjadi pengingat bahwa setiap pencapaian para alumni hari ini tidak terlepas dari jasa para guru. Dalam suasana penuh kekeluargaan, para alumni menyampaikan penghormatan, rasa terima kasih, serta doa bagi seluruh guru yang telah memberikan ilmu dan teladan sepanjang masa sekolah.

“Terima kasih atas setiap teguran penuh kasih sayang yang dahulu mungkin belum kami pahami maknanya. Terima kasih atas kesabaran yang seolah tak pernah habis dalam menghadapi segala dinamika dan kenakalan masa remaja kami.”

Melalui kesempatan ini, para alumni juga memanjatkan doa agar Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan kepada para guru yang masih mengabdi maupun yang telah memasuki masa purnatugas. Bagi guru-guru yang telah berpulang, semoga Allah SWT melimpahkan rahmat, mengampuni segala khilaf, dan menempatkan mereka di tempat terbaik di sisi-Nya.

Lebih dari sekadar reuni, REWIND 20 menjadi bukti bahwa waktu tidak mampu menghapus rasa persaudaraan. Dua puluh tahun perjalanan hidup justru semakin menguatkan ikatan yang pernah terjalin sejak mengenakan seragam putih biru.

Sebagaimana semangat yang diusung dalam kegiatan ini, “Silaturahmi tidak boleh berhenti di hari ini. Mari kita rawat bersama, karena sekolah boleh kita tinggalkan, tetapi almamater dan guru-guru kita akan selalu menjadi bagian dari perjalanan hidup kita.”