Top 5 This Week

Related Posts

Bupati Mamuju Sambut Kepulangan Jemaah Haji 1447 H: “Jadilah Influencer Kebaikan bagi Masyarakat”

Redaksi.co MAMUJU : Suasana haru, syukur, dan kebahagiaan menyelimuti acara Penerimaan Jemaah Haji Kabupaten Mamuju Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di rumah adat Mamuju, Rabu (10/6). Ratusan keluarga dan masyarakat menyambut hangat kepulangan para tamu Allah yang telah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, SH., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah dalam keadaan sehat dan selamat. Ia mengaku suasana malam penerimaan jemaah haji kali ini terasa berbeda karena dipenuhi aura spiritual dan kebahagiaan yang mendalam.

Beberapa minggu lalu kami melepas Bapak dan Ibu sekalian dengan doa dan harapan terbaik. Hari ini, Alhamdulillah, Allah SWT mempertemukan kita kembali dalam keadaan sehat wal afiat. Atas nama Pemerintah Kabupaten Mamuju dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan selamat datang kembali di kampung halaman tercinta,” ujar Sutinah.

Menurutnya, ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik atau pemenuhan rukun Islam kelima, melainkan perjalanan spiritual yang mampu mengubah cara pandang dan kualitas kehidupan seseorang.

Para jemaah, lanjutnya, telah melewati berbagai momen sakral mulai dari wukuf di Arafah, bermalam di Muzdalifah dan Mina, hingga melaksanakan tawaf di Masjidil Haram. Pengalaman tersebut menjadi proses penyucian diri yang menyatukan seluruh umat Islam tanpa memandang status sosial maupun jabatan.

Di hadapan Allah SWT tidak ada perbedaan. Tidak ada jabatan, tidak ada sekat. Semua sama sebagai hamba-Nya. Saya melihat wajah-wajah yang kembali dari Tanah Suci memancarkan ketenangan. Inilah glow up yang sesungguhnya, yaitu glow up iman dan spiritual,” katanya disambut tepuk tangan hadirin.

Namun demikian, Bupati menegaskan bahwa tantangan sebenarnya justru dimulai setelah para jemaah kembali ke tengah masyarakat. Gelar haji dan hajjah yang kini melekat bukan sekadar simbol atau kebanggaan sosial, melainkan amanah yang harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.

“Masyarakat Mamuju membutuhkan keteladanan. Saya berharap para haji dan hajjah menjadi influencer kebaikan di lingkungan masing-masing, menjadi penyejuk dalam keluarga, penggerak salat berjamaah di masjid, serta pribadi yang lebih peduli, sabar, dan gemar bersedekah,” tegasnya.

Ia juga berharap pengalaman spiritual selama di Tanah Suci dapat menjadi inspirasi dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjaga kerukunan antarwarga, serta mendorong terciptanya kehidupan sosial yang harmonis di Kabupaten Mamuju.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan dan pelayanan ibadah haji, mulai dari panitia pelaksana, tim medis, Kementerian Agama Kabupaten Mamuju, Kanwil Kementerian Haji, hingga Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Mamuju.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras siang dan malam untuk memastikan pelayanan terbaik bagi jemaah sejak keberangkatan hingga kepulangan. Semoga seluruh pengabdian tersebut bernilai ibadah di sisi Allah SWT,” ucapnya.

Acara penerimaan jemaah haji ditutup dengan doa bersama agar seluruh rangkaian ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT serta menjadikan seluruh jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabrurah.

Kepulangan para tamu Allah ini tidak hanya menjadi kebahagiaan bagi keluarga yang telah lama menanti, tetapi juga diharapkan membawa semangat baru dalam membangun kehidupan masyarakat Mamuju yang religius, harmonis, dan penuh kepedulian sosial. (ZUL)

Popular Articles