PURWOREJO | Redaksi.co – Semangat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Purworejo terasa istimewa. SMP Muhammadiyah Jono menggelar Festival Sains dan Al-Qur’an bertajuk “Melangitkan Ilmu, Menguatkan Iman” di Komplek Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan.
Ajang ini diikuti oleh ratusan siswa SD dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) dari berbagai daerah. Pembukaan acara ditandai secara simbolis dengan pemukulan gong dan peluncuran roket air oleh Yudhie Agung Prihatno bersama jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Purworejo serta pengawas sekolah.

𝙎𝙄𝙈𝘼𝙆 𝙅𝙐𝙂𝘼: 𝙂𝙋 𝘼𝙣𝙨𝙤𝙧 𝙋𝙪𝙧𝙬𝙤𝙧𝙚𝙟𝙤 𝙏ebar 1.934 Ikan, 𝙏𝙪𝙩𝙪𝙥 𝙍𝙖𝙣𝙜𝙠𝙖𝙞𝙖𝙣 𝙃𝙖𝙧𝙡𝙖𝙝 𝙠𝙚-92
Ketua Panitia, Akhmad Maulidin Musdani, menjelaskan bahwa festival ini merupakan jawaban atas tantangan era modern. “Peserta didik dituntut berpikir kritis dan adaptif. Melalui festival ini, kami mengajak siswa mengeksplorasi fenomena ilmiah sekaligus memperkuat pemahaman Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” ungkapnya pada Sabtu, 2/5/2026.
Senada dengan hal tersebut, Kepala SMP Muhammadiyah Jono, Erlinda Windiastranti, menyatakan rasa syukurnya. Ia berharap kegiatan yang memadukan kompetisi sains seperti roket air dengan lomba religi ini dapat menjadi agenda tahunan. “Kami ingin menciptakan pembelajaran yang deep learning mendalam, menyenangkan, dan bermakna bagi anak-anak,” ujar Erlinda.
Ketua PDM Purworejo, Pujiono, memberikan apresiasi tinggi terhadap sinergi ini. Menurutnya, kolaborasi antara penerapan ilmu fisika dalam roket air dan spiritualitas dalam tahfidz adalah wujud nyata visi Islam Berkemajuan.

𝘽𝘼𝘾𝘼 𝙋𝙐𝙇𝘼: Sinergi 10 Komunitas: Pertemuan Rutin DPP Pakurejo Pererat Tali Silaturahmi Perantau Purworejo
Di sisi lain, Yudhie Agung Prihatno menyoroti pentingnya penguasaan keterampilan Abad 21 (4C): Critical Thinking, Creativity, Communication, dan Collaboration. Ia juga memuji prestasi siswa SMP Muhammadiyah Jono yang sebelumnya telah mencapai kancah internasional di Malaysia.
”Pendidikan bukan sekadar hafalan, tapi bagaimana siswa mampu mempraktikkan teori dalam kehidupan nyata dan memiliki karakter Profil Pelajar Pancasila,” tegas Yudhie.
Selain kompetisi, suasana semakin semarak dengan penampilan seni santri mulai dari tari, solo vokal, mendongeng dakwah, hingga demonstrasi Tapak Suci.
Berikut adalah daftar pemenang utama dalam Festival Sains dan Al-Qur’an 2026:
1. Lomba Roket Air
- Juara I: MI Takhasus Ma’arif NU Prapagkidul, Pituruh
- Juara II: MI Al Iman Bulus, Gebang
- Juara III: SD Muhammadiyah Purwodadi
2. Lomba Tartil Al-Qur’an
- Putra: Ahmad Abdul Ghani (MI Salafiyah Wareng, Butuh)
- Putri: Abidah Hasna Sabrina (SD Muhammadiyah Kutoarjo)
3. Lomba Tahfidz Al-Qur’an
- Juara I: Fatih Arfa Al Farros (SD Muhammadiyah Kutoarjo)
- Juara II: Muhammad Aliansyah Maulana (SD Muhammadiyah Bayan)
- Juara III: Habibah Qidzama Latifah (SDN Tamansari, Butuh)

𝙉𝙀𝙒 𝙋𝙊𝙎𝙏: Polres Purwakarta: Urgensi Pembinaan Anggota Linmas demi Stabilitas Keamanan Desa
Para pemenang berhak membawa pulang piala, piagam penghargaan, Al-Qur’an, hingga voucher pendidikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.
Festival ini menjadi bukti bahwa pendidikan yang berkualitas adalah pendidikan yang mampu menyeimbangkan kecerdasan intelektual dan kekuatan spiritual. Melalui momentum Hardiknas 2026, SMP Muhammadiyah Jono terus berkomitmen mencetak generasi unggul yang cerdas secara sains dan teguh secara iman. (Wahid)

