Redaksi.co, JAKARTA | Rumah produksi Starvision akan merilis film terbaru berjudul Shaka Oh Shaka di bioskop mulai 7 Mei 2026. Film ini disutradarai oleh Dinna Jasanti dan ditulis oleh Rino Sarjono, serta diproduseri oleh Chand Parwez Servia.
Film tersebut diadaptasi dari novel karya Jocelyn Suherman dan mengangkat kisah hubungan antara penggemar dan idolanya, yang diwarnai dinamika karier dan perjuangan meraih mimpi.
Cerita berpusat pada Ocel, seorang mahasiswi sederhana yang diperankan Arla Ailani, yang mengidolakan Shaka, penyanyi terkenal yang diperankan Kiesha Alvaro. Pertemuan keduanya di sebuah konser menjadi awal kedekatan yang berkembang dari kekaguman menjadi hubungan asmara.
Namun, hubungan tersebut tidak berjalan mudah. Ocel harus menerima kenyataan bahwa hubungan mereka disembunyikan demi menjaga karier Shaka. Di sisi lain, ia juga berusaha mewujudkan mimpinya yang sempat tertunda, sementara hubungan mereka menghadapi berbagai tekanan.
Produser Chand Parwez Servia mengatakan tema film ini dekat dengan pengalaman banyak orang. “Bagaimana kita pernah memiliki khayalan untuk dapat berinteraksi secara langsung dengan idola kita, dan mengetahui apa yang terjadi di belakang panggung,” ujarnya.
Sutradara Dinna Jasanti menambahkan bahwa film ini mengangkat sudut pandang baru tentang relasi tersebut. “Shaka Oh Shaka adalah cerita tentang impian, kenyataan, dan cinta. Hubungan yang tumbuh dari rasa kagum berkembang menjadi cinta, lalu diuji oleh realitas kehidupan,” katanya.
Penulis novel, Jocelyn Suherman, menyebut proses adaptasi ini berlangsung panjang. “Cerita ini awalnya saya tulis sebagai ekspresi rasa cinta kepada idola, kemudian berkembang menjadi novel dan kini diangkat ke layar lebar,” tuturnya.
Selain dua pemeran utama, film ini juga dibintangi sejumlah aktor, antara lain Artika Sari Devi, Vira Yuniar, Joshua Suherman, Maisha Kanna, Dennis Adishwara, dan Teuku Ryzki.
Film ini juga menghadirkan sejumlah lagu yang menjadi bagian dari cerita, termasuk interpretasi ulang beberapa lagu populer yang dinyanyikan oleh para pemeran.
Melalui kisah Ocel dan Shaka, film ini menggambarkan upaya mempertahankan hubungan di tengah tuntutan karier dan perubahan hidup, serta pentingnya saling mendukung dalam meraih tujuan masing-masing.


