Wagub Aceh Dampingi Menko Polkam Resmikan Hunian Tetap Korban Bencana Di Aceh Utara

0
11

Aceh Barat.Redaksi.co
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mendampingi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Djamari Chaniago, meresmikan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Desa Kuala Cangkoy, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu 14/3/2026

Sebanyak 104 unit rumah hunian tetap yang dibangun untuk masyarakat korban bencana tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya pemulihan dan rehabilitasi pascabencana yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

Peresmian itu turut dihadiri sejumlah pejabat dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Pangdam Iskandar Muda, Kapolda Aceh, Bupati Aceh Utara, Danrem 011/Lilawangsa, Dandim 0103/Aceh Utara, Kapolres Aceh Utara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Aceh Utara, serta sejumlah pejabat daerah lainnya. Hadir pula tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat yang menyaksikan langsung penyerahan hunian tersebut kepada warga.

Kegiatan peresmian diawali dengan peninjauan langsung ke kompleks hunian tetap yang telah rampung dibangun. Deretan rumah tampak berdiri rapi dan siap dihuni oleh masyarakat penerima manfaat. Di dalam kawasan tersebut juga telah dibangun satu unit mushalla yang dapat dimanfaatkan warga untuk beribadah dan kegiatan keagamaan lainnya.

Pada kesempatan itu, Menteri menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada sejumlah warga penerima bantuan sebagai tanda dimulainya pemanfaatan hunian tetap tersebut. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti peresmian yang disaksikan oleh Wakil Gubernur Aceh, pejabat Forkopimda, serta masyarakat yang hadir.

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan dan perhatian yang diberikan kepada masyarakat Aceh Utara yang terdampak bencana. Menurutnya, pembangunan hunian tetap ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memastikan masyarakat korban bencana dapat kembali menjalani kehidupan secara layak.

“Pemerintah Aceh menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah memberikan perhatian besar kepada masyarakat Aceh Utara. Hunian tetap ini bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga menjadi awal bagi masyarakat untuk kembali membangun kehidupan yang lebih baik setelah bencana,” ujar Fadhlullah.

Ia juga berharap masyarakat penerima bantuan dapat menjaga dan merawat rumah yang telah diberikan sehingga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh keluarga masing-masing.

Selain itu, sebagai bentuk perhatian terhadap tradisi masyarakat setempat, Menteri juga menyampaikan pemberian lima ekor sapi yang akan digunakan dalam tradisi meugang, sebuah tradisi penting bagi masyarakat Aceh menjelang hari raya.

Dengan diresmikannya 104 unit hunian tetap tersebut, para korban bencana yang sebelumnya tinggal di tempat penampungan sementara diharapkan dapat segera menempati rumah yang lebih layak, sehingga kehidupan mereka dapat kembali berjalan normal secara bertahap ****