Proyek Gedung Kuliah Terpadu IAIN Curup di Sorot, Dugaan Pengurangan Volume Dan Kurang Transfaran
Rejang Lebong REDAKSI.CO 11-03-2026,, Proyek pembangunan Gedung Kuliah Terpadu di Institut Agama Islam Negeri Curup (IAIN Curup) menjadi sorotan publik karena dugaan ketidaksesuaian antara realisasi fisik pekerjaan di lapangan dengan anggaran yang telah ditetapkan dalam kontrak. Proyek yang dikerjakan oleh PT Detiga Inti Teknik Sinergi dengan nilai kontrak Rp54.571.015.000 ini bersumber dari dana SBSN (Surat Berharga Syariah Negara).

Beberapa item pekerjaan yang dikumpulkan antara lain pembangunan jembatan senilai Rp890.715.905, rumah genset senilai Rp672.084.892, serta rumah pompa dan Ground Water Tank (GWT) senilai Rp242.913.060. Namun, berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, pembangunan pada item-item tersebut diduga tidak sepenuhnya sesuai dengan spesifikasi teknis maupun volume yang tercantum dalam dokumen kontrak.

Pelaksanaan proyek juga dinilai kurang transparan, dengan akses terhadap informasi proyek relatif terbatas, termasuk bagi media dan organisasi masyarakat yang mencoba melakukan fungsi kontrol sosial. Pihak pelaksana proyek maupun oknum terkait di lingkungan kampus kurang kooperatif saat dimintai konfirmasi.
Masyarakat berharap agar aparat pengawas internal pemerintah (APIP) serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dapat melakukan audit secara menyeluruh, obyektif, dan profesional terhadap proyek tersebut. Pengawasan dari aparat penegak hukum juga dinilai penting guna memastikan tidak ada penyimpangan yang merugikan negara.
Transparansi dan keterbukaan informasi publik dinilai menjadi kunci dalam menjaga integritas penggunaan dana SBSN, sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur pendidikan berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat optimal bagi sivitas akademika maupun masyarakat luas.
Rilis,SISKA,A







