Retribusi Pala Fakfak Februari 2026 Capai Rp 98,9 Juta, Mutu Tetap Prima di Musim Pala Sela.

0
58

Fakfak, Redaksi.co – Penerimaan retribusi komoditas pala di Kabupaten Fakfak pada Februari 2026 tercatat mencapai Rp 98.970.000. Angka tersebut diperoleh dari hasil uji mutu serta pelayanan pengiriman antar pulau dengan total produksi sebesar 262,40 ton.

Data Dinas Perkebunan setempat merinci, produksi tersebut terdiri dari biji pala kulit kering sebanyak 208,40 ton, pala ketok 27 ton, dan fuli pala 27 ton. Seluruhnya merupakan hasil panen musim pala matahari atau dikenal juga sebagai pala sela.

Total pengiriman selama periode ini tercatat sebanyak 3.205 koli dengan tujuan Surabaya. Distribusi dilakukan menggunakan kapal KM Vertikal melalui jasa ekspedisi Taswaraya, Agung Putra, dan Yasira Abadi. Pengiriman tersebut melibatkan enam pedagang grosir antar pulau yang secara aktif menyalurkan pala Fakfak ke pasar luar daerah.

Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menegaskan bahwa meskipun produksi pada periode ini relatif statis, kualitas pala Fakfak berada dalam kondisi sangat baik.

“Secara volume memang belum ada peningkatan signifikan karena mengikuti pola musim pala sela. Namun mutu pala kita terjaga, baik dari kadar air, tingkat kekeringan, maupun kebersihan dan ukuran biji. Kualitas ini sangat mempengaruhi berat bersih dan harga jual, sehingga walaupun produksinya stabil, nilai ekonominya tetap optimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan memperhatikan kalender musim panen pala matahari, pengawasan uji mutu akan terus diperkuat sebelum pengiriman. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga reputasi pala Fakfak, mempertahankan stabilitas harga, serta memastikan pendapatan petani tetap terjaga meskipun volume produksi belum mengalami peningkatan signifikan.

Pemerintah daerah optimistis, dengan konsistensi mutu dan pengawasan yang ketat, komoditas pala tetap menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat Fakfak, terutama pada periode musim sela seperti saat ini.