PURWOREJO | Redaksi.co – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang menjadi akses vital bagi sektor pertanian, ekonomi, dan pendidikan warga Desa Plipir, Kecamatan Purworejo, kini memasuki tahap penyelesaian akhir. Progres pembangunan terus menunjukkan perkembangan positif dengan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat setempat.
Saat ini, personel TNI bersama warga fokus pada pemasangan hanger jembatan, pengelasan dudukan lantai, serta pemasangan papan lantai jembatan. Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam penyempurnaan struktur utama sebelum memasuki proses finishing.

Danramil setempat, Kapten Inf Noor Cholik, menjelaskan bahwa pengerjaan dilakukan secara maksimal dan profesional agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai jadwal.
“Pengerjaan terus dikebut secara profesional. Saat ini tim sedang merampungkan struktur kerangka dan mulai pemasangan lantai jembatan serta perapian pondasi tali seling,” ungkapnya, Selasa siang (3/3/2026).
Meski medan pembangunan jembatan gantung memiliki tingkat kesulitan tersendiri, pihaknya memastikan tidak ada kendala berarti selama proses pengerjaan berlangsung. Sinergi antar-personel di lapangan serta dukungan material yang lancar menjadi faktor utama kelancaran pembangunan.

“Setelah tahap pemasangan hanger dan lantai jembatan selesai, agenda selanjutnya adalah pemasangan pagar jaring di sisi kiri dan kanan, kemudian dilanjutkan proses pengecatan,” imbuhnya.
Kehadiran Jembatan Gantung Garuda Merah Putih ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh antara Desa Plipir dan Pacekelan secara signifikan. Infrastruktur tersebut diyakini akan memperlancar mobilitas warga, khususnya dalam aktivitas pertanian dan distribusi hasil bumi, sekaligus mendukung akses pendidikan bagi pelajar setempat.
“Proyek yang menjadi bagian dari program Bapak Presiden Prabowo ini dikerjakan secara intensif untuk membuka aksesibilitas warga di wilayah desa yang selama ini terisolasi,” pungkasnya. (*)
Sumber: Humas Kodim Purworejo







