Perdana dikwartal pertama tahun 2026, Rumah Sakit Umum Daerah dr.Moh.Anwar (RSUDMA) Sumenep, melakukan penyuluhan kesehatan gratis khusus bagi penyandang Disabilitas, kegiatan itu menyasar lembaga pendidikan,salah satunya, Sekolah Luar Biasa (SLB) di kecamatan Saronggi.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dan keseriusan kami dalam meningkatkan derajat kesehatan kelompok rentan,” kata Dirut RSUDMA Sumenep, dr Erliyati M.Kes, Jumat (27/02/26).
“Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran hidup sehat sejak dini, melakukan deteksi dini masalah kesehatan, serta memastikan setiap anak, termasuk anak berkebutuhan khusus, memperoleh akses layanan kesehatan yang adil dan berkesinambungan”, sambungnya.
Erliyati juga menegaskan ,bahwa penyuluhan tersebut penting selain sebagai bentuk kepedulian penuh terhadap kaum difabel, juga sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab sosial rumah sakit dalam melayani masyarakat Sumenep, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan.
“Kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan oleh Tim yang telah kami bentuk,semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar,” harapnya.
Sebelumnya,rumah sakit plat merah itu telah memberikan fasilitas khusus berupa blok pemandu (guiding block) atau jalur khusus pasien dan toilet khusus penyandang difabel,sehingga sangat membantu mempermudah layanan kesehatan bagi para pasien berkebutuhan khusus.
(HR)







