FAKFAK, Redaksi.co – Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, secara resmi membuka kegiatan Kampung Ramadhan 1447 H/2026 M yang dipusatkan di kawasan RTH Ma’ruf Amin, Jalan DR. Salasa Namudat, Senin (24/2/2026). Kegiatan yang berlangsung kurang lebih dua pekan ini menjadi ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui bazar UMKM selama bulan suci Ramadhan.
Dalam sambutannya, Bupati Samaun Dahlan mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbanyak amal kebaikan, termasuk melalui kegiatan sosial dan ekonomi yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Menurutnya, Kampung Ramadhan bukan sekadar aktivitas jual beli, tetapi juga wadah memperkuat solidaritas dan keberkahan bagi para pelaku usaha kecil. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi para pelaku UMKM di Kabupaten Fakfak. UMKM merupakan salah satu misi utama kami dalam lima tahun ke depan untuk membangun ketahanan ekonomi masyarakat yang lebih kuat,” ujarnya.
Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak bersama unsur TNI/Polri, PHBI, ICMI, PKK, Bulog, FKPPI, serta Masyarakat Ekonomi Syariah (MES). Ratusan masyarakat memadati lokasi bazar dengan puluhan lapak UMKM yang menawarkan berbagai produk kuliner dan kebutuhan Ramadhan.
Meski tanpa kehadiran 25 anggota DPRK Fakfak, kegiatan tetap berlangsung aman dan lancar dengan pengamanan aparat TNI/Polri.
Dalam kesempatan itu, Bupati Fakfak didampingi Dandim 1803/Fakfak dan Wakapolres Fakfak turut meninjau sekaligus berbelanja di sejumlah lapak UMKM sebagai bentuk dukungan langsung kepada para pelaku usaha.
Bupati juga memaparkan perkembangan kredit UMKM di Fakfak yang menunjukkan tren positif. Pada tahun 2025, total kredit UMKM tercatat di atas Rp300 miliar. Sementara memasuki awal tahun 2026, sebelum triwulan pertama berakhir, angka kredit telah mendekati Rp100 miliar.
Ia menilai tingginya minat masyarakat terhadap UMKM perlu diimbangi dengan kemudahan akses pembiayaan. Karena itu, Pemda Fakfak terus membangun kerja sama dengan perbankan, khususnya Bank BRI dan bank lainnya, agar penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) semakin mudah dengan bunga yang lebih ringan.
Menurutnya, program KUR dengan bunga rendah dan tanpa agunan sangat membantu pelaku usaha kecil. Ia bahkan berencana mengusulkan agar suku bunga KUR dapat ditekan hingga 3 persen.
Rencana tersebut akan disampaikan saat pelaksanaan UMKM tingkat Provinsi Papua Barat yang direncanakan digelar di Fakfak. Pada momentum itu, Pemda Fakfak menargetkan kehadiran Menteri Koperasi dan UKM RI, Maman Abdul Rahman, untuk berdialog langsung terkait kebijakan pembiayaan UMKM.
“Kita akan laksanakan UMKM tingkat Provinsi Papua Barat di Fakfak. Nanti kita minta kalau bisa suku bunga KUR turun sampai 3 persen,” kata Samaun.
Diketahui, Bazar Ramadhan 1447 H/2026 M mengusung tema penguatan ekonomi UMKM dan ekonomi kreatif daerah sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Fakfak periode 2025–2030 dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.







