Redaksi.co PASANGKAYU : Komitmen TNI dalam memperkuat ekonomi kerakyatan kembali ditunjukkan. Komandan Korem 142/Tatag, Hartono, turun langsung meninjau pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Dusun Bukit Asri, Desa Motu, Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu, Minggu (22/2/2026).
Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 13.30 Wita itu menjadi sinyal kuat dukungan TNI terhadap percepatan pembangunan sarana ekonomi desa. Koperasi Merah Putih digadang-gadang menjadi motor penggerak kemandirian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.
Dalam peninjauan itu, Danrem didampingi Kasiter Korem 142/Tatag Kolonel Inf Mochamad Arlufti Noergroho, Dandim 1427/Pasangkayu Letkol Arh Imam Hanafi, Babinsa Desa Motu Sertu Jemmy Yehezkiel, serta Kepala Tukang KDKMP Desa Motu, Supriadi.
Brigjen TNI Hartono menegaskan, pembangunan koperasi bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi sosial jangka panjang bagi warga desa.
“Koperasi ini diharapkan menjadi wadah kemandirian ekonomi masyarakat. Kita ingin warga memiliki akses usaha yang kuat, terorganisir, dan mampu meningkatkan pendapatan secara berkelanjutan,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa keterlibatan TNI dalam pendampingan dan monitoring merupakan bentuk sinergi nyata dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Menurutnya, pembangunan harus memberikan dampak langsung hingga ke tingkat desa.
Sementara itu, Dandim 1427/Pasangkayu Letkol Arh Imam Hanafi memastikan pihaknya melalui Babinsa akan terus melakukan pengawasan agar pembangunan berjalan sesuai rencana, tepat waktu, dan memenuhi standar kualitas.
Apresiasi juga datang dari Kepala Tukang pembangunan, Supriadi. Ia mengaku kunjungan Danrem menjadi motivasi besar bagi para pekerja di lapangan.
“Kami semakin bersemangat karena pembangunan ini mendapat perhatian langsung dari pimpinan. Kami berkomitmen menyelesaikannya dengan kualitas terbaik,” ujarnya.
Peninjauan ini diharapkan memperkuat kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun fondasi ekonomi desa yang mandiri, tangguh, dan berkelanjutan di Kabupaten Pasangkayu. (ZUL)







