Bupati Fakfak Buka Pelatihan Kemandirian WBP di Winder Tuare, Teken Nota Kesepakatan.

0
96

Fakfak, Redaksi.co – Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan Klien Pemasyarakatan yang dilaksanakan di Winder Tuare, Fakfak, Kamis (19/2/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Fakfak dan pihak pemasyarakatan.

Kegiatan ini turut dihadiri Asisten II Setda Fakfak, Dandim 1803 Fakfak, Kapolres Fakfak, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Fakfak, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa setiap manusia pernah melakukan kesalahan. Namun yang paling penting bukanlah kesalahan itu sendiri, melainkan bagaimana seseorang bangkit, belajar, dan memperbaiki diri.

“Pelatihan kemandirian ini merupakan bentuk nyata bahwa proses pemasyarakatan tidak sekadar menjalani masa pembinaan, tetapi juga mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat dengan bekal keterampilan, sikap, dan semangat baru,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa dengan keterampilan yang dimiliki, para warga binaan akan lebih percaya diri, lebih mandiri, dan mampu berkontribusi secara positif dalam pembangunan daerah. Pembangunan, lanjutnya, bukan hanya soal infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga tentang pembangunan manusia—bagaimana merangkul, membina, dan memulihkan mereka yang pernah tersandung agar kembali menjadi bagian dari kekuatan pembangunan.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan nota kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Fakfak dengan Balai Pemasyarakatan Kelas II Fakfak dan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Fakfak. Kerja sama ini meliputi pelaksanaan pidana kerja sosial bagi pelaku dewasa, pelayanan masyarakat bagi anak yang berhadapan dengan hukum, serta pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

Bupati berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada seremoni semata, tetapi benar-benar diwujudkan dalam program nyata yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi para warga binaan dan klien pemasyarakatan.

Kepada para peserta pelatihan, Bupati berpesan agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menjadikan masa pembinaan sebagai titik balik kehidupan.

“Ingatlah, masa lalu tidak dapat kita ubah, tetapi masa depan ada di tangan kita. Kemarin mungkin kita terjatuh, tetapi hari ini kita bangkit dan esok kita bersama-sama membangun Fakfak yang lebih mandiri, sejahtera, aman, dan berdaya saing berlandaskan keberagaman,” tegasnya.