Batang Toru Jadi Perhatian, Tambang Emas Martabe Direncanakan Beralih ke Perminas

0
34

TAPANULI SELATAN – Pemerintah tengah merencanakan pengalihan pengelolaan Tambang Emas Martabe di Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, dari PT Agincourt Resources kepada PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas). Langkah ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat pengelolaan sumber daya mineral secara lebih terpusat di bawah kendali negara.

Rencana tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mengoptimalkan penguasaan dan pengelolaan aset-aset pertambangan strategis nasional, guna meningkatkan nilai tambah bagi negara serta memastikan keberlanjutan pengelolaan sumber daya alam.

Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa keputusan pengalihan tersebut belum bersifat final. Saat ini, rencana tersebut masih menunggu pembahasan lanjutan lintas kementerian dan lembaga terkait, termasuk aspek hukum, administrasi perizinan, serta mekanisme pengelolaan pascapengalihan.

Pemerintah juga memastikan bahwa seluruh proses akan dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan tetap memperhatikan kepastian hukum bagi investor, keberlanjutan operasional tambang, serta perlindungan terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Sementara itu, PT Agincourt Resources sebagai operator Tambang Emas Martabe saat ini menyatakan siap mengikuti seluruh prosedur yang ditetapkan pemerintah dan akan bersikap kooperatif dalam setiap tahapan pembahasan yang dilakukan.

Tambang Emas Martabe selama ini dikenal sebagai salah satu tambang emas terbesar di Indonesia dan memiliki peran penting dalam perekonomian daerah, termasuk dalam penyerapan tenaga kerja dan kontribusi terhadap pendapatan negara serta daerah.

Pemerintah menargetkan, apabila rencana ini terealisasi, pengelolaan Tambang Emas Martabe oleh Perminas dapat menjadi model baru dalam tata kelola pertambangan nasional yang lebih terintegrasi, transparan, dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang bangsa.