BBM Kembali Langka di Padangsidimpuan, Warga Antre hingga Bermalam di SPBU

0
83

Padangsidimpuan — Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) kembali terjadi di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara. Kondisi ini membuat masyarakat harus mengantre panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), bahkan sebagian warga rela bermalam demi mendapatkan BBM.


Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan roda dua dan roda empat mengular hingga ratusan meter. Antrean tidak hanya terjadi pada siang hari, tetapi juga berlanjut hingga malam. Sejumlah warga mengaku sudah datang sejak dini hari untuk memastikan kebagian BBM saat pasokan tiba.


Kalau datang siang, biasanya sudah habis. Terpaksa datang malam dan menunggu sampai pagi,” ujar salah seorang pengendara yang mengantre di salah satu SPBU di Kota Padangsidimpuan.


Menurut laporan, kelangkaan BBM di Padangsidimpuan tidak disebabkan oleh putusnya Jembatan Garoga seperti kabar yang sebelumnya beredar di masyarakat. Kelangkaan justru terjadi akibat gangguan pasokan dari kilang menuju Sibolga, wilayah yang selama ini menjadi jalur utama distribusi BBM ke Padangsidimpuan dan daerah sekitarnya.


Gangguan distribusi tersebut membuat stok BBM di SPBU menjadi sangat terbatas, sehingga penyaluran hanya berlangsung singkat sebelum kembali kehabisan pasokan.


Kondisi ini berdampak langsung pada aktivitas masyarakat. Banyak pengendara mengeluhkan waktu yang terbuang karena harus mengantre berjam-jam. Selain itu, kelangkaan BBM juga memicu kenaikan harga BBM eceran di tingkat pengecer tidak resmi.


Untuk mengantisipasi kemacetan dan menjaga ketertiban, aparat kepolisian bersama petugas SPBU terlihat turun ke lapangan mengatur antrean kendaraan. Masyarakat diimbau tetap tertib dan mengikuti aturan pengisian yang ditetapkan.


Warga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait, termasuk Pertamina, segera mengambil langkah cepat agar distribusi BBM kembali normal sehingga aktivitas masyarakat dan perekonomian di Kota Padangsidimpuan tidak terus terganggu.