Melawan Arus Sungai Tanggul, Tim SAR Gabungan Tetap Gigih Cari Iqbal

0
59

JEMBER, redaksi.co – Memasuki hari kedua hilangnya Iqbal Khoirul Anwar (19), remaja asal Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban yang dilaporkan tenggelam di Sungai Tanggul, Dusun Paseban, Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, terus dilakukan secara intensif meski hingga kini belum membuahkan hasil.

Operasi SAR ini melibatkan unsur gabungan dari berbagai instansi dan organisasi, dikoordinasikan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Banyuwangi melalui Pos SAR Jember. Sejak pagi hari, tim SAR gabungan tetap menunjukkan semangat tinggi dan komitmen kuat untuk menemukan korban.

Korban diketahui tenggelam saat berburu biawak bersama sekitar 14 temannya pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, korban mengejar biawak hingga ke tengah sungai dan diduga mengalami kram sebelum akhirnya tenggelam. Setelah upaya pencarian mandiri oleh warga belum membuahkan hasil, kejadian tersebut dilaporkan ke Kansar Banyuwangi untuk mendapatkan bantuan SAR.

Pada Minggu (18/1/2026), operasi SAR hari kedua (H.2) dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan apel dan briefing tim SAR gabungan. Pencarian dilakukan secara menyeluruh melalui penyisiran darat dan air. Tim SAR darat memaksimalkan penggunaan alat pendeteksi bawah air Aqua Eye di sekitar lokasi kejadian, sementara tim perahu LCR melakukan penyisiran alur sungai sesuai rencana operasi yang telah ditetapkan.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Jember, Edi Susilo, menyampaikan bahwa seluruh sumber daya yang tersedia telah dikerahkan guna mendukung proses pencarian.

“Kami bersama tim SAR gabungan terus berupaya maksimal dengan semangat kebersamaan dan kemanusiaan. Berbagai metode pencarian kami lakukan, baik darat maupun air. Meski kondisi sungai cukup menantang, kami tetap berkomitmen penuh hingga korban berhasil ditemukan,” ujar Edi Susilo.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Basarnas Agung Prasetyo menegaskan bahwa operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan perencanaan yang matang dan evaluasi harian.

“Pencarian hari kedua memang belum membuahkan hasil, namun semangat tim tidak surut. Kami terus melakukan evaluasi dan menyusun strategi pencarian setiap harinya. Keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama di tengah kondisi sungai yang memiliki banyak rintangan,” kata Agung Prasetyo.

Hingga sore hari  hasil pencarian masih nihil dan korban belum ditemukan. Namun demikian, operasi SAR dipastikan akan kembali dilanjutkan besok pada hari Senin

Dalam operasi ini, unsur SAR gabungan melibatkan Tim Rescue Pos SAR Jember, BPBD Kabupaten Jember, Polairud Jember, Polsek Kencong, Koramil Kencong dan Puger, Pos AL Puger, MDMC Jember, sejumlah relawan rescue, mahasiswa, serta masyarakat sekitar yang turut membantu dengan penuh kepedulian.

Sejumlah kendala dihadapi di lapangan, di antaranya banyaknya perahu nelayan yang bersandar di tepi sungai, kontur sungai yang beragam dengan banyak rintangan, serta adanya habitat buaya di sekitar lokasi pencarian. Faktor cuaca juga menjadi tantangan tersendiri, dengan kondisi cerah pada pagi hari namun hujan turun pada sore hari.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih berstatus dalam pencarian (DP). Tim SAR gabungan tetap menunjukkan tekad dan semangat tinggi untuk terus melakukan upaya terbaik demi menemukan korban.

Reporter: Sofyan.