FAKFAK, Redaksi.co – Komisi Persekutuan Anak dan Remaja (PAR) Klasis Fakfak melaksanakan Rapat Kerja Komisi Pelayanan yang berlangsung di Gedung PAR Imanuel Danaweria, Sabtu (17/01/2026), pukul 10.00 hingga 17.00 WIT. Kegiatan ini menjadip momentum penting untuk mengevaluasi pelayanan tahun 2025 sekaligus menyusun program kerja dan anggaran pelayanan PAR untuk tahun 2026.
Rapat kerja tersebut dihadiri oleh pengurus Kompel PAR Sinode GPI Papua, Wakil Ketua I Majelis Pekerja Klasis Fakfak, pendeta pendamping Kompel PAR Klasis Fakfak, serta para pengurus dan perwakilan PAR dari jemaat-jemaat se-Klasis Fakfak. Kehadiran berbagai unsur pelayanan ini menunjukkan kuatnya komitmen bersama dalam memperkuat pelayanan anak dan remaja sebagai bagian penting dari kehidupan gereja.
Ketua Kompel PAR Klasis Fakfak, Yosias A. Putnarubun, S.Th., M.Pd.Gr, dalam keterangannya melalui pesan WhatsApp kepada Redaksi.co menjelaskan bahwa rapat kerja ini difokuskan pada dua agenda utama, yakni evaluasi pelayanan sepanjang tahun 2025 dan perencanaan program strategis untuk tahun 2026. Menurutnya, evaluasi dilakukan secara terbuka agar setiap kekuatan dan kelemahan pelayanan dapat diidentifikasi untuk menjadi dasar perbaikan ke depan.
“Rapat kerja ini menjadi ruang refleksi sekaligus perencanaan bersama agar pelayanan PAR di Klasis Fakfak semakin terarah, relevan, dan berdampak bagi anak-anak dan remaja di jemaat,” ujar Yosias.
Dalam rapat tersebut, Kompel PAR Klasis Fakfak menetapkan tiga program prioritas utama untuk tahun 2026. Program pertama adalah Temu Akrab Penggiat Anak Sekolah Minggu (ASM) se-Klasis Fakfak yang akan dilaksanakan dua kali dalam setahun, yakni pada bulan Maret di Jemaat GPI Papua Diaspora Fakfak dan bulan Agustus di Jemaat Mizpa Karas. Program ini diharapkan menjadi wadah penguatan relasi, konsolidasi, dan peningkatan kapasitas para penggiat ASM.
Program prioritas kedua adalah visitasi pelayanan ke jemaat-jemaat, yang tahun ini difokuskan pada empat jemaat, yaitu Jemaat Pniel Kapaurtitin, Eden Wurkendik, Diaspora Pala-pala, dan Eden Wagom. Visitasi ini bertujuan untuk melihat langsung dinamika pelayanan PAR di jemaat serta memberikan pendampingan pastoral dan edukatif bagi para pengasuh dan pengurus PAR.
Sementara itu, program prioritas ketiga adalah Temu Akrab ASM di Jemaat GPI Papua Eden Wagom yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Juli 2026. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang perjumpaan, pembinaan, dan penyegaran rohani bagi anak anak sekolah minggu di tingkat jemaat.
Selain program internal klasis, Kompel PAR Klasis Fakfak juga akan mendukung program turunan dari Kompel PAR Sinode GPI Papua, yaitu Pelatihan Guru Sekolah Minggu se-GPI Papua yang direncanakan berlangsung di Jayapura pada Juni/Juli 2026.
Yosias berharap, melalui rapat kerja ini akan terbangun kolaborasi yang lebih kuat dan sikap proaktif dari seluruh pengurus PAR jemaat dalam menopang dan menyukseskan program-program Kompel PAR Klasis Fakfak. Ia juga menekankan pentingnya semangat “REPOT” (Rela, Peduli, dan Total) dari para pengurus dan pengasuh PAR jemaat dalam melayani anak-anak sebagai generasi penerus gereja.
“Anak dan remaja adalah ladang pelayanan yang harus digarap dengan penuh cinta, tanggung jawab, dan ketekunan. Dari merekalah masa depan gereja dibangun,” tutupnya.






