ORADO Resmi Dideklarasikan, Domino Ditargetkan Naik Kelas Jadi Olahraga Prestasi

0
25

Redaksi.co, Jakarta | Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) resmi mendeklarasikan keberadaannya pada Selasa, 7 Januari 2025, di Hotel Mulia Senayan, Jakarta. Deklarasi ini dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Provinsi (Pengprov) ORADO Papua Selatan serta seluruh Pengprov ORADO dari berbagai daerah di Indonesia.

Agenda nasional tersebut juga diisi dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I ORADO dan Training Nasional I Wasit ORADO sebagai langkah awal membangun sistem pembinaan dan kompetisi domino yang terstruktur.

Ketua ORADO Pengprov Papua Selatan, Nickson Pampang, mengatakan bahwa kehadiran ORADO menjadi momentum penting untuk mengubah citra permainan domino. Menurutnya, domino harus dikelola secara profesional agar tidak lagi dipandang sebagai permainan tradisional semata.

“Deklarasi nasional dan Rakernas I ini adalah titik awal untuk memajukan domino. Kami ingin domino dikelola secara profesional dan naik kelas sebagai olahraga prestasi,” ujar Nickson di sela-sela kegiatan, Rabu malam (7/1/2025).

Nickson yang juga mantan Ketua KONI Papua Selatan menjelaskan, ORADO berkomitmen menata domino melalui sistem pembinaan atlet, regulasi pertandingan, serta penyelenggaraan kompetisi berjenjang dari daerah hingga nasional. ORADO pun menargetkan lahirnya atlet domino berprestasi yang mampu bersaing di level nasional bahkan internasional.

Dalam Rakernas, ORADO membahas sejumlah program strategis, salah satunya persiapan kejuaraan domino terbesar se-Indonesia. Kejuaraan tersebut direncanakan dimulai dari tingkat daerah, sebelum para wakil terbaik dipertemukan di ajang nasional.

“Kompetisi akan dimulai dari daerah. Nantinya para juara daerah akan bertemu di kejuaraan nasional,” terang Nickson.

Dukungan terhadap pengembangan olahraga domino juga datang dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Sejauh ini, ORADO telah membentuk 38 Pengprov dan sekitar 300 Pengurus Daerah (Pengda) di tingkat kabupaten dan kota. Seluruh pengurus daerah didorong aktif melakukan penjaringan dan pembinaan atlet domino.