FAKFAK,Redaksi.co — bp bersama SKK Migas terus memperkuat upaya memperkenalkan industri minyak dan gas (migas) kepada generasi muda melalui program “bp Goes to Campus”. Kegiatan ini menjadi ajang edukasi bagi mahasiswa untuk memahami lebih dekat tentang dunia migas dan peluang karier di dalamnya.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 13/10/2025, bertempat di Aula Laboratorium Politeknik Negeri Fakfak, dan diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai jurusan.
Jefrry D. Ahuluheluw, SP&D Team Leader BP, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kerja sama antara bp dan SKK Migas yang bertujuan memperkenalkan industri minyak dan gas kepada mahasiswa di berbagai kampus di Tanah Papua.
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan dunia industri minyak dan gas kepada mahasiswa di berbagai kampus,” jelas Jefrry D. Ahuluheluw.
Ia menambahkan, untuk tahun 2025, “bp Goes to Campus” telah melaksanakan roadshow ke sejumlah daerah, mulai dari Jayapura, yaitu Universitas Cenderawasih (Uncen), Manokwari yaitu Universitas Papua (Unipa), hingga Sorong, yaitu Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong (Unimuda) serta Fakfak yaitu Politeknik Negeri Fakfak (Polinef) yang menjadi salah satu lokasi terakhir dari rangkaian kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan ini, bp dan SKK Migas juga memperkenalkan Proyek Tangguh LNG, yang beroperasi di Fakfak dan Teluk Bintuni, sebagai salah satu proyek strategis nasional yang berperan penting bagi perekonomian Papua Barat dan Indonesia.
“Penting bagi kami untuk memperkenalkan Tangguh dan industri migas ini kepada mahasiswa agar mereka memahami potensi serta peran besar sektor ini. Kami juga berharap mahasiswa bisa tertarik untuk berkarier di industri migas,” ujarnya.
Selain sesi kuliah umum, kegiatan juga diisi dengan bootcamp interaktif, di mana mahasiswa dapat bertanya langsung tentang dunia kerja di sektor energi, tantangan operasional di lapangan, hingga persiapan kompetensi yang dibutuhkan.
“Kami ingin mahasiswa tahu apa yang perlu mereka persiapkan jika ingin berkarier di industri migas. Melalui sesi ini, mereka bisa belajar langsung dari praktisi di lapangan,” tutupnya.







