redaksi.co | Jakarta – Perjuangan masyarakat adat dalam mempertahankan hak dan budaya mereka kembali menjadi sorotan dalam acara BRWA (Badan Registrasi Wilayah Adat) Exhibition 2025, yang digelar di Auditorium RRI Jakarta, Senin (17/3/25).
Dengan tema “Mengabadikan Jejak, Menggerakkan Aksi”, acara ini menyoroti lambannya pengesahan RUU Masyarakat Adat dan mendesak pemerintah untuk mengakui peta wilayah adat sebagai bagian dari kebijakan pembangunan nasional.
Pengakuan wilayah adat adalah langkah krusial untuk mencegah konflik dan kriminalisasi terhadap masyarakat adat. “Pemerintah hanya perlu mengakui peta wilayah adat. Itu saja,” ujar Sekjen Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) sekaligus Ketua Dewan Pembina BRWA, Rukka Sombolinggi.
Pemerintah berjanji memasukkan peta wilayah adat ke dalam kebijakan One Map Indonesia, sejak 2013 namun hingga kini belum terealisasi. Akibatnya, masyarakat adat terus mengalami perampasan tanah atas nama proyek pembangunan, tambang, dan perkebunan besar.
Ketua BRWA, Kasmita Widodo, menambahkan bahwa peta wilayah adat telah dikumpulkan sejak 1995 dan saat ini telah mencakup 1.500 wilayah adat seluas 32,3 juta hektare. “Kami menyerahkan data ini agar hak-hak masyarakat adat diakui dalam kebijakan pembangunan,” katanya.
Selain diskusi, BRWA Exhibition 2025 juga menampilkan lomba fotografi dengan 420 peserta, di mana Muhammad Abdul Ghofur dinobatkan sebagai juara pertama. Acara ini turut menayangkan film dokumenter Harmoni di Lembah Grime karya Dara Bunga Rembulan, yang mengisahkan hubungan erat masyarakat adat dengan alam.
Ketua pelaksana, Ariya Dwi Cahya, berharap acara ini dapat menjadi referensi bagi pemerintah dan akademisi dalam menyusun strategi perlindungan masyarakat adat.
Pameran ini turut dihadiri perwakilan berbagai kementerian dan tokoh akademisi, dengan moderator Abdon Nababan, penerima Ramon Magsaysay Award 2017.
Melalui acara ini, BRWA menegaskan pentingnya pengakuan peta wilayah adat sebagai solusi konflik dan langkah konkret menuju keadilan bagi masyarakat adat di Indonesia.






