Top 5 This Week

Related Posts

Diangkat Sejak 2021 di SDN 014 Saluang, Tapi Nyaris Tak Mengajar: Polemik Guru PPPK Memanas

Redaksi.co MAMASA : Klarifikasi yang disampaikan oknum guru agama, Suhartina, justru memperkeruh situasi. Ia mengaku penempatannya berdasarkan SK berada di SDN 014 Saluang, Desa Pamoseang, Kecamatan Mambi. Namun, ia berdalih baru sekitar satu bulan berada di sekolah tersebut dan belum dapat menjalankan tugas secara maksimal dengan alasan kondisi kesehatan.

Alih-alih meredakan polemik, pernyataan itu langsung dipatahkan secara keras oleh Jaringan Oposisi Loyal melalui perwakilannya, Muh. Ikbal. Ia menegaskan bahwa sejak 2021 yang bersangkutan telah diangkat sebagai PPPK penuh waktu. Menurutnya, alasan sakit tidak bisa dijadikan tameng untuk tidak menjalankan kewajiban. Bahkan PPPK paruh waktu saja sudah 3 bulan masa kerja, apalagi PPPK penuh waktu yang mestinya lebih disiplin dan bertanggung jawab.

“Kalau alasan sakit, seharusnya izin berobat, bukan menitipkan tugas,” tegas Ikbal, menyindir praktik yang dinilai mencederai profesionalisme tenaga pendidik.

Sorotan semakin memanas setelah keterangan orang tua siswa dan komite sekolah terungkap. Mereka menyebut sejak diangkat pada 2021, Suhartina hanya dua kali hadir di sekolah. Pada minggu pertama, ia datang dan mengajar selama tiga hari. Namun pada minggu kedua, ia kembali hadir hanya untuk membawa surat nota tugas di tempat lain, tanpa ada kelanjutan aktivitas mengajar. Setelah itu, ia disebut tak pernah lagi terlihat menjalankan tugasnya.

Kondisi ini memicu kemarahan publik. Orang tua siswa mempertanyakan komitmen seorang guru berstatus PPPK penuh waktu yang diduga nyaris tak pernah mengajar. Mereka menilai situasi tersebut bukan hanya merugikan proses belajar siswa, tetapi juga mencoreng marwah profesi guru yang seharusnya menjadi teladan kedisiplinan dan tanggung jawab. (ZUL)

Popular Articles