Top 5 This Week

Related Posts

Gelombang Dukungan untuk Prabowo, 10.000 Massa FMJM Turun ke Jalan di Jember

JEMBER, Redaksi.co – Seruan lantang “Hapus Virusnya, Jangan Hapus Programnya” menggema dari ribuan massa yang memadati pusat Kota Jember dalam aksi damai yang digelar Forum Masyarakat Jember Maju (FMJM), Sabtu 6 Juni 2026.

Sedikitnya 10.000 peserta turun ke jalan untuk menyatakan dukungan terhadap Program Strategis Nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sekaligus mendorong perbaikan tata kelola pelaksanaannya.

Aksi ini menjadi simbol dukungan masyarakat terhadap berbagai program kerakyatan yang dinilai telah memberikan manfaat nyata, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), dan Sekolah Rakyat (SR).

Koordinator aksi FMJM, Agus Nur Yasin, M.Pd., menegaskan bahwa program-program tersebut telah membuka lapangan kerja baru, memperkuat ekonomi desa, meningkatkan serapan hasil pertanian dan produk UMKM, serta memperluas akses pendidikan dan pemenuhan gizi masyarakat.

“Program – program ini menjadi harapan baru bagi rakyat. Karena itu harus dijaga dan didukung bersama. Manfaatnya nyata dalam menekan angka kemiskinan, stunting, serta kesenjangan sosial,” tegas Agus di hadapan ribuan peserta aksi.

Meski memberikan dukungan penuh terhadap program pemerintah, FMJM menegaskan bahwa keberhasilan program harus diiringi dengan tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Karena itu, melalui pernyataan sikap yang dibacakan dalam aksi damai tersebut, FMJM meminta Presiden Republik Indonesia melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola Badan Gizi Nasional (BGN) hingga tingkat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menurut FMJM, evaluasi diperlukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan efektif, profesional, tepat sasaran, serta bebas dari praktik – praktik yang dapat menghambat tujuan mulia pemerintah.

“Hapus virusnya, jangan hapus programnya. Yang perlu dibenahi adalah oknum atau tata kelola yang bermasalah, bukan program yang manfaatnya sudah dirasakan masyarakat,” menjadi pesan utama yang disuarakan peserta aksi.

Aspirasi FMJM diterima langsung oleh Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim. Kehadiran pimpinan legislatif tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap penyampaian aspirasi masyarakat yang berlangsung secara tertib, damai, dan konstitusional.

Dalam keterangannya, Ahmad Halim menyatakan bahwa seluruh masukan yang disampaikan FMJM akan menjadi bahan diskusi bersama pemerintah daerah guna memperkuat pelaksanaan program – program strategis nasional di Kabupaten Jember.

Ia mencontohkan perlunya penyempurnaan sistem operasional dapur penyedia layanan MBG agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal hingga ke pelosok desa.

“Program MBG dan penguatan sektor pangan merupakan pilar penting dalam menciptakan generasi emas Indonesia yang sehat dan produktif.

Karena itu, transparansi, akuntabilitas, dan dukungan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilannya,” ujarnya.

Selain menyampaikan dukungan terhadap program pemerintah, FMJM juga menyerukan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Mereka menolak segala bentuk provokasi, ujaran kebencian, serta tindakan yang berpotensi memecah belah masyarakat dan mengganggu stabilitas nasional.

FMJM bahkan meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap pihak – pihak yang mencoba menghambat jalannya program pembangunan maupun mengganggu ketertiban dan kedamaian bangsa.

Dengan jumlah peserta yang mencapai sekitar 10.000 orang, aksi damai FMJM tercatat sebagai salah satu mobilisasi dukungan masyarakat terbesar di Jember terhadap program – program kerakyatan pemerintah.

Aksi ini menjadi bukti bahwa masyarakat tidak hanya menginginkan keberlanjutan program yang berpihak kepada rakyat, tetapi juga menghendaki tata kelola yang lebih bersih, profesional, dan tepat sasaran demi terwujudnya Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera (Tim).

Popular Articles