PURWOREJO (Redaksi.co) – Semangat gotong royong yang tertuang dalam semboyan “Bersama Kita Bisa” menjadi motor penggerak utama dalam proses reorganisasi Paguyuban Keluarga Purworejo (Pakurejo) yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir. Paguyuban yang menghimpun perantau asal Purworejo di berbagai wilayah Indonesia ini tengah menata ulang struktur dan program kerja guna meningkatkan kontribusi nyata para anggotanya.
Ketua Panitia Reorganisasi Pakurejo, Bapak Bambang Gatotkaca, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk menjawab tantangan zaman yang terus berkembang.
”Spirit ‘Bersama Kita Bisa‘ bukan sekadar slogan, melainkan filosofi yang menggerakkan setiap langkah kami. Melalui kolaborasi antaranggota dari berbagai latar belakang, kami menyusun struktur yang lebih efektif, kolaboratif, serta program yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ungkap Bambang.
Selain pembenahan internal, reorganisasi ini juga merancang sejumlah program tahunan yang akan dieksekusi secara kolektif. Kuatnya rasa memiliki antaranggota memberikan ruang yang lebih luas bagi tim untuk mengembangkan ide kreatif dan berkarya bersama.

𝙱𝙰𝙲𝙰 𝙹𝚄𝙶𝙰: Lawan Penyakit Masyarakat, Polres Purworejo Ringkus Enam Pengedar Minuman Beralkohol
Ketua terpilih Pakurejo, Eko Priyono, S.E., menegaskan bahwa momentum ini adalah titik balik bagi organisasi setelah sepuluh tahun berdiri.
“Pakurejo telah berdiri selama satu dekade. Kini saatnya kita bertransformasi menjadi organisasi yang lebih profesional, inklusif, dan berdampak nyata. Bersama Kita Bisa,” tegas Eko.
Ia pun berkomitmen membawa Pakurejo tidak hanya sebagai wadah pelepas rindu bagi para perantau, tetapi juga sebagai organisasi yang mampu memberikan manfaat konkret bagi lingkungan sekitar.
”Kami ingin memperkuat tali persaudaraan sesama keluarga Purworejo sekaligus menebar manfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya. (𝚆𝚊𝚑𝚒𝚍)







