Janji APRIL Menguap: APMM Semprot Diknas Mamasa, Ancam Aksi Lebih Besar

0
10

Redaksi.co MAMASA : Aliansi Perjuangan Mahasiswa Mamasa (APMM) melontarkan kecaman keras terhadap Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa yang dinilai ingkar janji terkait penyelesaian pembangunan SD Maerang. Janji yang sebelumnya ditegaskan dalam audiensi, bahwa proyek akan rampung paling lambat April, kini tinggal retorika. Hingga pertengahan bulan, tak ada tanda-tanda realisasi, memicu kemarahan dan kekecewaan publik.

Muh. Nabir, perwakilan APMM, menegaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar keterlambatan teknis. Ia menyebutnya sebagai kelalaian serius sekaligus bukti lemahnya tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjamin hak dasar pendidikan. Di tengah tarik-ulur tanpa kepastian, siswa dan tenaga pengajar justru menjadi korban utama, dipaksa bertahan dalam kondisi yang jauh dari layak.

APMM juga menyoroti minimnya transparansi dari Dinas Pendidikan. Tidak ada laporan terbuka mengenai progres pembangunan, tidak ada kejelasan timeline, dan tidak ada komunikasi yang memadai kepada publik. Kondisi ini memunculkan dugaan kuat adanya ketidaksungguhan, bahkan potensi pembiaran terhadap proyek yang menyangkut masa depan anak-anak Mamasa.

Atas situasi tersebut, APMM melayangkan ultimatum tegas kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa:

* Segera menyelesaikan pembangunan sesuai janji yang telah disepakati.

* Bertanggung jawab atas keterlambatan yang terjadi.

APMM menegaskan, jika dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret maupun kejelasan resmi, mereka siap turun kembali ke jalan dengan skala aksi yang lebih besar. Tekanan publik akan diperluas sebagai bentuk kontrol sosial terhadap pemerintah daerah.

Ini bukan sekadar janji yang dilanggar, tetapi menyangkut masa depan pendidikan anak-anak di Mamasa. Kami tidak akan tinggal diam melihat pembiaran seperti ini,” tegas APMM.

Perjuangan disebut akan terus dikawal hingga janji berubah menjadi realisasi nyata, bukan sekadar komitmen berulang tanpa bukti. Ketika pendidikan dipertaruhkan, APMM memastikan suara protes tak akan padam. (ZUL)