Redaksi.co MAMASA : Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamasa resmi memiliki nahkoda baru. Yasir terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PMII Mamasa masa khidmat 2026–2027 dalam Konferensi Cabang (Konfercab) II yang digelar di Mamasa, Selasa (14/4/2026).
Forum tertinggi organisasi tersebut menjadi momentum penting bagi arah gerak PMII Mamasa ke depan. Terpilihnya Yasir diharapkan membawa semangat baru serta memperkuat peran PMII sebagai motor perubahan sosial di tengah berbagai tantangan yang dihadapi daerah.
Dalam sambutannya, Yasir menegaskan komitmennya untuk mengabdikan diri sepenuhnya kepada organisasi sekaligus memperjuangkan kepentingan masyarakat. Ia menilai PMII Mamasa harus hadir sebagai kekuatan intelektual dan gerakan yang mampu mendorong kebangkitan daerah.
“Dengan amanah ini, saya siap mengabdi kepada organisasi dan terus memperjuangkan hak-hak masyarakat. Kami berharap PMII Mamasa menjadi pendongkrak kebangkitan Mamasa di tengah kondisi yang masih memprihatinkan, dengan melahirkan kader militan yang bergerak untuk kemajuan daerah,” tegas Yasir.
Menurutnya, PMII bukan sekadar organisasi kemahasiswaan, tetapi juga wadah perjuangan, ruang intelektual, dan tempat pembentukan calon pemimpin masa depan. Meski terbilang baru, terbentuk pada 2024 PMII Mamasa telah berupaya memberikan kontribusi nyata melalui gagasan dan gerakan sosial.
Ke depan, Yasir menekankan bahwa PMII Mamasa tidak hanya akan fokus pada kritik terhadap kebijakan pemerintah, tetapi juga berperan sebagai laboratorium pemikiran dan aksi strategis. Langkah ini diharapkan mampu mendorong kebangkitan Mamasa dari berbagai keterpurukan.
Sebagai bagian dari salah satu organisasi kemahasiswaan terbesar di Indonesia dengan ratusan cabang, PMII Mamasa berkomitmen bergerak sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lokal. Solidaritas kader menjadi kunci utama dalam mewujudkan cita-cita tersebut.
Kepemimpinan baru ini pun diharapkan menjadi angin segar bagi PMII Mamasa. Dengan semangat kolektif, organisasi ini optimistis mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.
“PMII bergerak, Mamasa bangkit. Habislah sudah masa yang suram, selesai sudah derita yang lama,” tutup Yasir penuh optimisme. (ZUL)







