Singa Jember Terbangun: Momentum Sahur Bersama Insan Pers Perkuat Sinergi Menuju Jember Baru Jember Maju

0
15
0-4064x3074-0-0#

JEMBER, redaksi.co – Kabupaten Jember diibaratkan sebagai singa yang selama ini tertidur. Namun kini, momentum kebangkitan mulai terlihat. Hal itu disampaikan Bupati Jember, Muhammad Fawait, dalam kegiatan sahur bersama ratusan awak media yang digelar di Aula Praja Mukti, Rabu (18/3/2026) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Jember dalam mempererat silaturahmi dan membangun sinergi dengan insan pers. Untuk pertama kalinya di era kepemimpinan Gus Fawait, sahur bersama awak media digelar secara terbuka dan penuh keakraban.

Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan organisasi dan komunitas media se-Kabupaten Jember.

Dalam sambutannya, Gus Fawait menegaskan pentingnya peran media sebagai pilar demokrasi dan mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Teman-teman media adalah pilar demokrasi. Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini,” ujarnya.

Ia juga mengakui bahwa capaian pembangunan dan arah kemajuan Kabupaten Jember tidak lepas dari kontribusi pemberitaan media yang informatif dan konstruktif.

“Jember hari ini sudah on the track. Semua itu tidak akan terjadi tanpa peran serta kawan-kawan media,” lanjutnya.

Mengusung semangat “Jember Baru, Jember Maju”, Gus Fawait mengajak seluruh insan pers untuk terus berkolaborasi dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan.

Dalam pernyataannya, ia menggambarkan potensi besar Jember sebagai “singa yang sedang tidur” yang kini saatnya bangkit.

“Kabupaten Jember ibarat singa yang sedang tertidur. Saat ini adalah waktunya untuk bangkit dan bergerak maju. Mari kita sampaikan kepada Indonesia bahkan dunia, bahwa Jember siap menjadi daerah yang lebih maju,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Gus Fawait mengajak seluruh yang hadir untuk memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan dengan memperkuat doa dan kebersamaan.

“Semoga seluruh amal ibadah kita diterima dan kita dipertemukan kembali dengan Ramadhan di tahun berikutnya,” tutupnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sahur bersama dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Dialog santai antara pemerintah daerah dan insan pers pun terjalin tanpa sekat, mencerminkan hubungan yang semakin erat dan humanis.

Momentum ini sekaligus menjadi simbol kebangkitan Jember dari “singa yang tertidur” menuju daerah yang siap melaju dan bersaing di tingkat nasional bahkan global (Sofyan).