Edukasi Literasi Digital, Khoirul Naim: Cermat Dalam Menerima Memilih dan Menyebarkan Informasi

0
5

Redaksi.Co, Sukabumi || Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Barat terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam menghadapi arus informasi di era digital.

Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Literasi Digital dan Anti Hoaks bertajuk “Ngabedaken Kaler Jeung Kidul” yang digelar di Resto King Raos, Jalan Jalur Lingkar Selatan, Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jumat (13/03/2026).

Kegiatan tersebut menjadi upaya edukasi kepada masyarakat agar lebih cermat dalam menerima, memilah, serta menyebarkan informasi, khususnya yang beredar melalui media sosial dan perangkat digital.

Kepala Bidang Kewaspadaan Daerah Bakesbangpol Jawa Barat, Khoirul Naim, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari program berkelanjutan yang bertujuan meningkatkan literasi digital masyarakat.

Menurutnya, masyarakat perlu memiliki kemampuan untuk menyaring berbagai informasi yang masuk melalui perangkat digital agar tidak mudah terpengaruh oleh berita yang belum tentu benar.

“Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media informasi yang ada di ruang digital, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh berita yang belum tentu kebenarannya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program sosialisasi tersebut dilaksanakan secara bertahap di berbagai daerah di Jawa Barat. Hingga saat ini kegiatan sudah memasuki titik pelaksanaan ke-13 dan akan terus dilanjutkan di wilayah lainnya.

“Program ini memang digelar di berbagai daerah di Jawa Barat. Saat ini sudah sampai pada pelaksanaan ke-13 dan masih ada beberapa kegiatan lain yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat,” katanya.

Khoirul menambahkan, dalam satu tahun kegiatan sosialisasi dapat dilaksanakan beberapa kali di setiap kabupaten maupun kota. Selain literasi digital dan pencegahan hoaks, Bakesbangpol juga menghadirkan berbagai tema lain yang berkaitan dengan penguatan ketahanan masyarakat.

“Selain literasi digital dan anti hoaks, kami juga memiliki program sosialisasi lain seperti pendidikan politik hingga penguatan ketahanan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari para peserta. Antusiasme terlihat dari keaktifan peserta dalam mengikuti pemaparan materi hingga sesi diskusi bersama para narasumber.

“Kami melihat masyarakat cukup antusias dan responsif mengikuti kegiatan ini. Para narasumber juga memberikan banyak pemahaman yang bermanfaat bagi peserta,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, Bakesbangpol Jawa Barat berharap masyarakat semakin cerdas dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di ruang digital, sekaligus memperkuat ketahanan sosial di tengah derasnya arus informasi.

“Kami berharap masyarakat Jawa Barat semakin bijak dalam menyaring informasi, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh berita hoaks,” pungkasnya. (Yosep M)***

EDITOR : AS