Polres Mateng Gelar Operasi Keselamatan Marano 2026, Bidik Pelanggaran Lalu Lintas Anak Muda dan Karyawan

0
23

Redaksi.co MATENG : Tingginya angka pelanggaran lalu lintas yang melibatkan pengendara usia muda dan karyawan swasta mendorong Polres Mamuju Tengah menggelar Operasi Keselamatan Marano 2026. Operasi ini resmi diawali dengan Apel Gelar Pasukan yang berlangsung di Lapangan Apel Polres Mamuju Tengah, Senin (2/2/2026) pagi.

Apel gelar pasukan yang dimulai pukul 08.00 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Mamuju Tengah, Kompol Alfiando Papona, S.I.K., dan diikuti oleh seluruh personel Polres Mamuju Tengah bersama unsur lintas instansi terkait. Kegiatan ini menjadi penanda kesiapan aparat dalam menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Mamuju Tengah.

Dalam amanatnya, Kompol Alfiando mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil evaluasi dan data kepolisian, pelanggaran lalu lintas di Mamuju Tengah masih tergolong tinggi. Ironisnya, pelanggaran tersebut didominasi oleh pengendara dari kalangan usia muda, termasuk yang masih di bawah umur, serta karyawan swasta.

“Ini menjadi perhatian serius. Keselamatan di jalan bukan hanya soal aturan, tapi menyangkut nyawa,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa Operasi Keselamatan Marano 2026 tidak semata-mata mengedepankan penindakan hukum. Personel di lapangan diminta lebih mengutamakan langkah preventif dan preemtif, seperti edukasi, sosialisasi, serta imbauan yang humanis dan persuasif kepada masyarakat.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas sebagai kunci utama menekan angka kecelakaan.

Selain itu, Wakapolres juga mengingatkan seluruh personel agar menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan sesuai prosedur operasional standar. Sinergi lintas sektor menjadi faktor penting dalam menyukseskan operasi ini.

Apel gelar pasukan turut melibatkan unsur BPBD, Satpol PP, PSC 119 Dinas Kesehatan, serta ASN Pemerintah Daerah, sebagai bentuk kolaborasi dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Operasi Keselamatan Marano 2026 diharapkan mampu menciptakan budaya tertib berlalu lintas serta menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan di Kabupaten Mamuju Tengah. (ZUL)